Loading

Ketik untuk mencari

Yaman

Pemerintah Bayangan Yaman Pro-Saudi Rebut Kedutaan di Damaskus

Pemerintah Bayangan Yaman Pro-Saudi Rebut Kedutaan di Damaskus

POROS PERLAWANAN — Ketika peluru gagal menundukkan rakyat Yaman, musuh-musuh mereka kini beralih taktik: menyusup lewat pintu diplomasi. Di Damaskus, bendera Perlawanan diturunkan paksa, bukan oleh kehendak rakyat, melainkan oleh tangan-tangan boneka yang dikendalikan dari Riyadh.

Baru-baru ini, Pemerintah Yaman pro-Saudi yang memproklamasikan diri, mengambil alih operasi Kedutaan Besar Yaman di Damaskus, Suriah. Menurut laporan Sputnik pada Sabtu 26 April, Kementerian Luar Negeri mereka menyatakan bahwa aktivitas diplomatik akan dimulai pada Minggu 27 April, dengan menunjuk Muhammad Azki Baakr sebagai Kepala Misi.

Padahal, kedutaan ini sebelumnya berada di bawah kendali pasukan Ansharullah; representasi sah rakyat Yaman, setelah diserahkan oleh Pemerintah Suriah pada 2016. Namun, dinamika lapangan berubah drastis. Kelompok bersenjata afiliasi Abu Muhammad al-Jolani dilaporkan menyerahkan kendali kepada Pemerintah bayangan Yaman yang didukung Saudi.

Pengambilalihan ini bukan sekadar urusan administrasi. Ia adalah langkah sistematis untuk meredam suara rakyat Yaman dan memperpanjang napas kolonialisme baru di jantung dunia Arab. Setiap inci tanah dan simbol kedaulatan yang direbut adalah pengkhianatan terhadap perjuangan mereka yang telah berdarah-darah mempertahankannya.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *