Loading

Ketik untuk mencari

Yaman

Pemimpin Ansharullah Kecam Serangan Israel ke Bandara Sanaa

Pemimpin Asharullah Sebut Militer Israel ‘Tentara Paling Penakut di Dunia’

POROS PERLAWANAN – Pemimpin Gerakan Ansharullah Yaman, Sayyid Abdulmalik al-Houthi mengecam serangan yang dilakukan oleh Israel terhadap Bandara Internasional Sanaa, dan menyebutnya sebagai bentuk tekanan terhadap Yaman karena dukungannya terhadap rakyat Palestina.

Mengutip laporan kantor berita Al-Masirah pada Kamis 29 Mei, al-Houthi menyatakan bahwa serangan tersebut bertujuan untuk “menghentikan dukungan Yaman terhadap rakyat Palestina yang tertindas”.

“Musuh Israel berusaha menargetkan rakyat Palestina tanpa ada reaksi dari negara-negara Muslim,” ujar al-Houthi. Ia menilai bahwa setelah agresi yang didukung Amerika Serikat mengalami kemunduran, Israel kini dalam posisi lemah dan mencoba memulihkan kembali daya gentarnya melalui serangan terhadap fasilitas sipil.

Ia juga menyebut bahwa serangan terhadap Bandara Sanaa kemungkinan dimaksudkan untuk mengganggu perjalanan jemaah haji. “Namun, jika Allah menghendaki, upaya itu akan gagal. Bandara akan diperbaiki dan kembali beroperasi,” tambahnya.

Al-Houthi menegaskan bahwa Yaman tetap berkomitmen mendukung Palestina. “Tak peduli seberapa besar serangan yang dilakukan, pendirian kami dalam menolong bangsa Palestina tidak akan berubah, karena ini merupakan kewajiban agama dan moral,” katanya.

Ia menutup pernyataannya dengan menyebut bahwa meningkatnya serangan Israel di Gaza hanya akan memperkuat tekad pihaknya. “Genosida yang terus berlangsung terhadap rakyat Palestina menjadi dorongan bagi kami untuk meningkatkan operasi militer dan aksi-aksi lainnya terhadap Israel,” ujarnya.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *