Loading

Ketik untuk mencari

Yaman

Pemimpin Ansharullah: Trump Bakal Lakukan ‘Kejahatan Abad Ini’

Pemimpin Ansharullah: Trump Bakal Lakukan ‘Kejahatan Abad Ini’

POROS PERLAWANAN – Dalam pidato mingguannya pada Kamis 13 Februari, Sayyid Abdulmalik al-Houthi menyatakan bahwa statemen Donald Trump terkait pemindahan paksa warga Gaza telah mengejutkan dunia dan menyulut gelombang kecaman.

“Sebagian orang berpikir, pernyataan Trump tidak realistis, logis, rasional, dan bisa diterima. Sebab itu, mereka tidak menganggapnya serius dan memandangnya hanya bagian dari basa basi Presiden AS dengan Rezim Zionis,” kata al-Houthi, Fars melaporkan.

“Namun dengan berulangnya pernyataan soal pengusiran warga Palestina, terlihat bahwa Trump bersikeras untuk menjalankan proyek jahatnya terhadap kebenaran dan keadilan ini. Masalah pembelian Gaza juga mendapat kecaman dunia, sebab pandangan ini sangat bodoh dan aneh.”

“Masalah ini adalah cerminan kepongahan AS. Sebab itu, kami tidak terkejut dari statemen-statemen semacam ini, meski itu adalah usulan yang zalim dan batil. AS adalah sebuah negara serakah, tamak, dan penindas. Kebijakan-kebijakannya adalah bukti atas hal tersebut.”

“Jika proyek ini sukses, itu akan dieksekusi dengan cara merampas hak bangsa Palestina dan menzalimi mereka. Di periode pertama kepresidenannya, Trump membuat perjanjian yang dinamakan ‘Kesepakatan Abad Ini.’ Di periode keduanya, ia berusaha melakukan ‘Kejahatan Abad Ini’ dengan mengusir rakyat Palestina.”

“Trump tengah mendikte rezim-rezim Arab. Ia memerintahkan mereka agar proyek ini dilaksanakan. Sebab itu, ia berbicara dengan nada memerintah. Demi melakukan Kejahatan Abad Ini, dia membutuhkan negara-negara Arab agar bisa menelantarkan rakyat Palestina.”

“AS mengabaikan seluruh kesepakatan yang dijalin Otoritas Palestina dengan Rezim Zionis terkait Solusi Dua Negara. Dengan menggulirkan proyek pengusiran warga Palestina, AS membuktikan dirinya adalah penipu di seluruh tahap di masa lalu.”

“Jika AS ingin mendukung orang-orang Zionis, ia bisa membawa mereka ke negaranya, sebab ada banyak kawasan yang sangat luas di AS. AS bisa menyerahkan salah satu negara bagiannya kepada orang-orang Zionis.”

“Negara-negara tetangga Palestina, termasuk Mesir, Yordania, dan Saudi, berperan penting dalam menerima atau menolak proyek Trump. Mereka secara terbuka menentangnya. Namun yang penting adalah mereka benar-benar tulus dalam penentangan ini,” tegas al-Houthi.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *