Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Pemimpin Tertinggi Iran: Seluruh Tindakan Permusuhan AS-Zionis Takkan Dibiarkan Tanpa Balasan Setimpal

Pemimpin Tertinggi Iran: Seluruh Tindakan Permusuhan AS-Zionis Takkan Dibiarkan Tanpa Balasan Setimpal

POROS PERLAWANAN – Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei pada Sabtu 2 November, menegaskan bahwa setiap tindakan permusuhan, baik oleh rezim Zionis maupun Amerika Serikat, tidak akan dibiarkan tanpa balasan setimpal.

“Segala tindakan musuh terhadap bangsa Iran dan Front Perlawanan akan mendapatkan balasan yang menghancurkan dari mereka yang menjaga kehormatan dan kedaulatan negeri ini,” ujarnya dalam pidato di hadapan ribuan siswa dan mahasiswa.

Dalam pernyataan tersebut, Pemimpin Revolusi Islam menjelaskan alasan perlawanan bangsa Iran terhadap Amerika yang telah berlangsung selama lebih dari tujuh dekade. Beliau menggambarkan perlawanan ini sebagai tindakan yang Islami, rasional, dan manusiawi, serta sesuai dengan hukum internasional. “Bangsa Iran akan terus melawan kesombongan Amerika dengan jalan yang terencana dan bijaksana, tanpa kelalaian,” tegasnya.

Ayatullah Khamenei juga menekankan kesiapan bangsa Iran untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan dalam bidang militer, persenjataan, maupun politik untuk mempertahankan diri. Menurutnya, para pejabat negara terus berupaya memperkuat kesiapan nasional dalam menghadapi berbagai ancaman.

Beliau menjelaskan bahwa sikap perlawanan bangsa Iran tidak hanya berlandaskan pada agama, tetapi juga nilai moralitas dan hukum internasional. “Rakyat dan pejabat tidak akan lengah dalam menjalankan tugas ini,” kata beliau, menambahkan bahwa pentingnya Hari Nasional Perlawanan terhadap Keangkuhan Global bertujuan untuk mengingatkan rakyat akan perlunya menjaga semangat perlawanan yang berani.

Menanggapi keraguan yang dilontarkan oleh beberapa pihak mengenai pendudukan Kedutaan Besar Amerika, Ayatullah Khamenei menyatakan dengan tegas bahwa kedutaan tersebut berfungsi sebagai pusat kegiatan kontra-Revolusi, bukan sekadar kantor diplomatik. Ia merujuk pada dokumen-dokumen yang ditemukan di sana yang menunjukkan upaya untuk mengorganisasi sisa-sisa aparat Shah, menciptakan perpecahan, dan merencanakan kudeta.

Beliau mendorong generasi muda untuk mempelajari dokumen-dokumen penting tersebut dan menganggap peristiwa pendudukan sebagai momen bersejarah yang mengungkapkan sifat asli Kedutaan Amerika. “Imam Khomeini sendiri mendukung tindakan para mahasiswa dengan pandangan yang mendalam,” tambahnya.

Ketika menjelaskan motivasi di balik perlawanan bangsa Iran terhadap arogansi global, Ayatullah Khamenei mengaitkannya dengan perlakuan kejam Amerika sejak lama, termasuk kudeta berdarah pada 19 Agustus 1953 yang menggulingkan Pemerintahan Mossadegh dan mengembalikan kekuasaan Shah. “Sejarah ini adalah alasan yang jelas bagi perlawanan yang terus berlanjut,” katanya.

Beliau mendorong para pemuda dan peneliti untuk mengkaji lebih dalam peristiwa-peristiwa penting dan menciptakan karya yang mencerahkan.

Ayatullah Khamenei juga mengingatkan tindakan merugikan yang dilakukan Amerika terhadap bangsa Iran, termasuk pendirian SAVAK dan penyiksaan brutal yang dilatih, serta kehadiran penasihat Amerika yang mencampuri urusan militer dan pemerintahan.

Pemimpin Tertinggi juga menyoroti pengkhianatan rezim Pahlavi yang menyediakan dukungan bagi rezim Zionis atas perintah Amerika, sebagai bukti kejahatan yang tak terlupakan. “Bahkan hingga kini, beberapa negara masih memberikan dukungan kepada rezim Zionis yang terus melancarkan kekejaman di Gaza dan Lebanon,” ungkapnya.

Ayatullah Khamenei menegaskan bahwa perlawanan bangsa Iran merupakan kewajiban yang bersumber dari ajaran Islam. “Perlawanan terhadap tirani global akan terus berlanjut untuk menjaga martabat bangsa kita,” tutupnya.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *