Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Penasihat Militer Iran: Rencana Penutupan Selat Hormuz Disusun 15 Tahun Lalu atas Arahan Pemimpin Syahid Revolusi

POROS PERLAWANAN — Penasihat Senior Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Iran, Mayor Jenderal Sayyid Yahya Safavi mengungkapkan bahwa rencana penutupan Selat Hormuz telah disusun pada 2011 atas arahan Pemimpin Syahid Revolusi Islam, Ayatullah Sayyid Ali Khamenei, lapor Tasnim News Agency, pada Selasa 14 Juli.

Safavi mengatakan Pemimpin Syahid Revolusi, Ayatullah Sayyid Ali Khamenei memberikan perhatian langsung terhadap kebijakan pertahanan Iran dengan kebijaksanaan dan visi strategis.

Menurutnya, pada 2011 ia diminta menyusun dalam waktu satu bulan sebuah rencana operasional untuk menutup Selat Hormuz. Menindaklanjuti arahan tersebut, Safavi menggelar serangkaian pertemuan dengan Komandan Angkatan Laut Garda Revolusi saat itu, Laksamana Ali Fadavi, Komandan Pasukan Dirgantara Garda Revolusi saat itu, Brigadir Jenderal Amir Ali Hajizadeh, serta Wakil Panglima Garda Revolusi saat itu, Mayor Jenderal Hossein Salami.

“Hasilnya adalah sebuah dokumen setebal 15 halaman mengenai penutupan Selat Hormuz serta serangkaian operasi di Teluk Persia, Laut Oman, Laut Merah, dan Laut Mediterania yang kemudian saya serahkan kepada beliau,” ujar Safavi.

Ia menambahkan bahwa Pemimpin Syahid Revolusi kemudian menginstruksikan Markas Besar Angkatan Bersenjata Iran untuk melaksanakan rencana tersebut. Menurutnya, sebagian langkah yang saat ini dijalankan merupakan implementasi dari rencana yang disusun 15 tahun lalu berdasarkan arahan dan pandangan strategis beliau.

Safavi juga mengungkapkan bahwa ketika menjabat sebagai Panglima Garda Revolusi pada 1997, Pemimpin Syahid Revolusi memberikan perhatian khusus terhadap penguatan kemampuan rudal Iran.

“Ketika itu kami memiliki sekitar 2.000 rudal. Namun beliau mengatakan jumlah tersebut masih belum memadai dan Iran harus memiliki persediaan rudal yang cukup untuk menopang sedikitnya tiga bulan perang ofensif,” katanya.

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *