Perlawanan Lebanon Gagalkan Upaya Teror Rezim Zionis di Negara Tersebut
POROS PERLAWANAN – Mengutip dari jurnalis stasiun televisi Al-Manar, Muna Tahini, Kantor Berita Mehr pada Jumat malam 10 Oktober memberitakan penemuan dan penghancuran jaringan mata-mata yang terkait dengan Rezim Zionis di Lebanon, yang bertujuan untuk melakukan serangan teroris di dalam negara tersebut.
Para tahanan telah mengakui bahwa mereka berencana meledakkan enam bom dalam upacara peringatan gugurnya Sayyid Hassan Nasrallah.
Berdasarkan laporan ini, pasukan keamanan Lebanon telah menangkap sejumlah anggota jaringan tersebut dalam operasi simultan di wilayah Armon dan Antelias, serta menyita sejumlah peralatan dan alat yang digunakan oleh mereka.
Terkait hal ini, Kantor Informasi Badan Keamanan Publik Lebanon dalam statemennya menyatakan, “Dalam rangka menghadapi jaringan mata-mata, pasukan keamanan berhasil mengidentifikasi dan menghancurkan jaringan yang beroperasi untuk musuh Zionis dan sedang mempersiapkan diri untuk melakukan serangan teroris dan pembunuhan terhadap tokoh-tokoh di Lebanon.”
Berdasarkan statemen ini, salah satu dari para tahanan telah mengakui bahwa jaringan ini sebelumnya terlibat dalam pelaksanaan beberapa serangan teror terhadap beberapa pejabat Partai al-Jama’ah al-Islamiyah.
Dalam pernyataan yang dikeluarkan, disebutkan bahwa setelah melakukan pemantauan dan penyelidikan keamanan, operasi, dan teknis yang cermat, Badan Keamanan Publik Lebanon bersama dengan pasukan militer dan badan intelijen Lebanon, telah melaksanakan operasi besar-besaran di beberapa wilayah, yang berujung pada penemuan peralatan dan sarana yang digunakan serta penangkapan beberapa anggota utama jaringan tersebut.
Di antara para tahanan, terdapat satu warga Brasil, satu warga Palestina, dan dua warga Lebanon. Nama-nama mereka hanya dipublikasikan dengan inisialnya saja.
Badan Keamanan Publik Lebanon telah mengumumkan bahwa rincian dan aspek lengkap dari kasus ini akan diumumkan setelah penyelidikan dirampungkan dan ditinjau oleh pihak berwenang terkait.
