Pernyataan Protes Sanaa: Rakyat Yaman Tidak Akan Pernah Meninggalkan Gaza Sendirian
POROS PERLAWANAN — Dalam unjuk rasa akbar yang mengguncang Ibu Kota Yaman, Sanaa pada Jumat 1 Agustus, jutaan warga turun ke jalan menyatakan solidaritas total kepada rakyat Palestina, khususnya Gaza, yang tengah menghadapi genosida terang-terangan oleh rezim Zionis dengan dukungan penuh Amerika Serikat.
Dalam pernyataan akhir demonstrasi yang disampaikan secara resmi dan dikutip Kantor Berita Tasnim, rakyat Yaman menegaskan bahwa dukungan terhadap Palestina bukan sekadar sikap emosional, melainkan bagian dari komitmen strategis dan ideologis.
“Kami tidak akan pernah meninggalkan Gaza sendirian,” demikian bunyi pernyataan tegas dari massa demonstran yang memenuhi jalan-jalan Sanaa.
Dukungan Komprehensif dan Perlawanan Aktif
Pernyataan tersebut juga menggarisbawahi bahwa rakyat Yaman tetap berpegang pada posisi perintis dalam mendukung perjuangan Palestina. Mereka menyatakan tidak akan mundur satu langkah pun dari garis perlawanan terhadap agresi Zionis dan antek-anteknya.
Lebih lanjut, pernyataan itu menegaskan kelanjutan operasi militer Angkatan Bersenjata Yaman terhadap entitas Zionis, termasuk aktivasi fase keempat dari operasi tersebut. Dalam fase ini, Yaman akan memperluas konfrontasi terhadap perusahaan dan entitas mana pun yang terlibat atau bekerja sama dengan Israel.
“Pernyataan simbolik dan pujian kosong tidak akan menyelamatkan Gaza,” kata mereka.
“Hanya tindakan nyata dan upaya serius yang bisa menghentikan kelaparan dan pembantaian rakyat Palestina.”
Peringatan terhadap Upaya Destabilisasi
Pernyataan tersebut juga mengandung peringatan keras terhadap segala bentuk konspirasi untuk memecah-belah kekuatan internal Yaman.
“Kami memperingatkan terhadap segala upaya untuk menciptakan kekacauan dan hasutan yang bertujuan melemahkan posisi rakyat Yaman dalam menghadapi musuh Amerika dan Israel.”
Rakyat Yaman, melalui pernyataan ini, mengumumkan kesiapan penuh untuk menghadapi setiap bentuk agresi, pengkhianatan, atau sabotase terhadap poros perjuangan.
Solidaritas Tak Terputus
Di tengah tekanan ekonomi, embargo, dan agresi militer selama bertahun-tahun, rakyat Yaman tetap menjadikan dukungan terhadap Palestina sebagai prioritas utama perjuangan. Demonstrasi ini adalah pengingat bahwa Gaza tidak sendiri. Bahwa di medan perlawanan, Yaman berdiri teguh di garis depan.
