Loading

Ketik untuk mencari

Yaman

Petinggi Ansharullah: Yaman Tak Sekadar Mengancam, Kali Ini AS Juga Bakal Jadi Pecundang

Petinggi Ansharullah: Yaman Tak Sekadar Mengancam, AS Kali Ini Juga Bakal Dipecundangi

POROS PERLAWANAN – Menyusul serangan berulang AS dan Inggris terhadap tempat-tempat sipil di Yaman demi mendukung Israel, anggota Kantor Politik Ansharullah, Muhammad al-Bukhayti menyatakan, agresi AS ke Yaman tidak bisa dijustifikasi dan tujuannya adalah melindungi Israel.

“Kami akan membalas serangan AS. Kami menargetkan mereka di tempat mana pun yang terjangkau tangan kami. Operasi kami di Laut Merah bukan sebuah petualangan, tapi berdasarkan sikap moral dan kemanusiaan untuk mematahkan blokade atas 2 juta manusia di Gaza,” tutur al-Bukhayti kepada al-Jazeera, Tasnim melaporkan.

“Semua opsi ada di atas meja. Dalam tahap ini, kami tidak akan bicara soal substansi respons kami. Kami baru akan mengumumkan beritanya setelah melaksanakan operasi. Orang-orang Yaman tidak hanya mengumbar ancaman. Sebelum ini, AS telah dipecundangi di Laut Merah oleh Yaman. Dengan kehendak Allah, AS sekarang juga akan jad pecundang.”

Al-Bukhayti juga menanggapi klaim absurd AS dan sekutunya bahwa Yaman membahayakan navigasi maritim dan Iran berada di balik operasi-operasi Sanaa.

“Tuduhan semacam ini dilontarkan demi menyesatkan opini publik dan mengalihkannya dari bencana Gaza. Juga bertujuan untuk menyembunyikan fakta bahwa 2 juta orang di Gaza sedang diblokade dan terancam mati kelaparan. Operasi-operasi yang dilakukan Yaman bertujuan menyelamatkan warga Gaza yang diblokade. Sama sekali tak ada kaitannya dengan Iran.”

“AS adalah pihak yang mengancam kebebasan pelayaran. AS memblokade Irak, Suriah, Yaman, dan negara-negara lain. Hingga saat ini, operasi Yaman hanya menargetkan Rezim Zionis agar mereka menghentikan blokade atas Gaza. Ini adalah sebuah tujuan sah dan kewajiban, bukan hanya bagi kami sebagai orang Arab dan Muslim, tapi juga bagi seluruh dunia untuk memblokade Rezim Zionis agar mencabut blokade Gaza.”

“Sebelum ini, kami telah membayar mahal saat terjadinya perang dalam negeri dan regional. Sebab itu, kami siap sepenuhnya menghadapi tantangan apa pun yang disebabkan perang. Kini, kami berada di tahap perang total dengan AS. Kami memprediksi, AS ingin menargetkan segala hal di Yaman. Namun Yaman sudah sejak lama mengambil langkah antisipasi terkait kekuatan rudal dan udaranya, terutama sepanjang perang yang dimulai pada 2015 silam.”

“Agresi brutal AS tidak akan pernah menghentikan kami melanjutkan operasi militer unutk membela Gaza dan mematahkan blokadenya. Operasi-operasi militer kami akan menargetkan AS di mana pun mereka berada,” pungkas al-Bukhayti.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *