Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Petinggi Israel Ungkap Obsesi Trump Jalin Kesepakatan dengan Iran

Petinggi Israel Ungkap Obsesi Trump Jalin Kesepakatan dengan Iran

POROS PERLAWANAN – Mantan Kepala Divisi Intelijen Militer Israel, Amos Yadlin pada hari Kamis 17 April mengutarakan kekhawatirannya terkait kecenderungan Donald Trump untuk membuat kesepakatan dengan Iran “apa pun harganya.”

“Trump mungkin berusaha mewujudkan kesepakatan AS-Iran dengan harga apa pun. Setelah itu, dia akan mengeklaimnya sebagai sebuah ‘kesuksesan besar’”, kata Yadlin, Fars melaporkan.

Ini adalah analisis Yadlin terkait motif perundingan AS dengan Iran. Ia menyampaikannya menjelang berlangsungnya putaran kedua perundingan tak langsung antara Tehran dan Washington di Roma.

Sepertinya, statemen Yadlin ini berlandaskan sejumlah bukti dan indikator dari metode perundingan Presiden AS tersebut.

Para pengkritik Trump mengatakan, biasanya dia berusaha meraih sebuah kesepakatan tanpa melakukan kajian menyeluruh terlebih dahulu. Kemudian dia akan membesar-besarkan hasil perundingan tersebut.

Salah satu contoh kebiasaan Trump ini adalah kesepakatan AS dengan Korut di Singapura pada tahun 2018. Kesepakatan itu ditandatangani tanpa kajian cermat dan detail-detail eksekusinya. Trump membesar-besarkan kesepakatan tersebut sebagai “berakhirnya ancaman nuklir.” Namun kesepakatan itu tidak memiliki komitmen konkret dan Korut tetap melanjutkan program nuklirnya.

Dalam beberapa hari terakhir, Trump berada di bawah berbagai tekanan. Penyebabnya adalah masalah-masalah internal yang ia hadapi dan tiadanya raihan diplomatik sejauh ini.

Berlawanan dengan janji-janji kampanyenya, Trump tidak bisa mengatasi perang Ukraina “dalam tempo 24 jam.” Perang dagang yang digagasnya, yang bertujuan mengurangi defisit dagang, mendukung produksi dalam negeri, dan memperkuat ekonomi AS, juga menemui jalan buntu. Trump juga gagal membebaskan para tawanan Israel di Gaza.

Sebab itu, dikatakan bahwa Trump memandang kesepakatan potensial dengan Iran, dengan segala kerumitannya, sebagai jendela untuk melewati segala kesulitan ini.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *