Loading

Ketik untuk mencari

Lebanon

Presiden Baru Lebanon dan Sikapnya Terhadap Perlawanan

Presiden Baru Lebanon dan Sikapnya Terhadap Perlawanan

POROS PERLAWANAN – Setelah melalui 2 pemungutan suara di Parlemen Lebanon, akhirnya Jenderal Joseph Aoun terpilih sebagai Presiden baru Lebanon.

Dilansir al-Alam, Aoun lahir pada 10 Januari 1964 dan bergabung dengan Militer Lebanon di tahun 1983. Selama masa pengabdian militernya, Aoun telah mendapatkan kenaikan pangkat hingga akhirnya diangkat sebagai Panglima Militer Lebanon di tahun 2017.

Selama masa kepemimpinan Aoun, Militer Lebanon telah melakukan beberapa operasi besar untuk menghadapi ancaman keamanan, terutama di kawasan perbatasan negara tersebut. Salah satu tindakan paling menonjol Aoun adalah Operasi Fajr al-Jarud pada Agustus 2017. Dalam operasi tersebut, Militer Lebanon sukses mengusir teroris ISIS dari kawasan yang berbatasan dengan Suriah. Operasi tersebut dilaksanakan dengan kerja sama Hizbullah dan Militer Suriah. Operasi Fajr al-Jarud dipandang sebagai salah satu keberhasilan besar Militer Lebanon di bawah komando Aoun.

Dalam beberapa tahun terakhir, Aoun menjadi salah satu kandidat Presiden lantaran peran menonjolnya di Militer, juga popularitas relatifnya di tengah berbagai kalangan masyarakat Lebanon. Meski demikian, perjalanan politiknya bukan tanpa tantangan. Sejumlah faksi politik Lebanon menentang pencalonannya dengan berbagai alasan.

Joseph Aoun tidak mencalonkan diri secara resmi. Namun laporan menyebutkan bahwa dia didukung oleh sebagian faksi politik dan negara-negara asing.

Terkait sikap Aoun kepada Iran, tidak ada informasi akurat di sumber-sumber internasional. Kendati begitu, para analis politik meyakini, Aoun berusaha mengambil sikap berimbang di tengah faksi-faksi domestik serta para pemain regional dan internasional.

Di sisi lain, sejumlah tindakan yang diambil Aoun di masa kepemimpinannya menuai berbagai reaksi. Di antaranya adalah pengangkatan Fuad Kafuri sebagai Direktur Keamanan Bandara Beirut. Kafuri dikenal sebagai orang yang dekat dengan AS serta Prancis. Sikap-sikapnya kadang berlawanan dengan kepentingan Iran.

Selama Aoun mengabdi di Militer dan menjabat sebagai Panglima Militer Lebanon, ia dikenal sebagai figur tanpa kontroversi. Dia juga bekerja secara profesional dan netral. Ini adalah salah satu faktor yang selama bertahun-tahun menggagalkan konspirasi musuh untuk mengadu domba Perlawanan dan Militer Lebanon. Bahkan dalam isu gencatan senjata dan pasal terkait penempatan Militer di selatan Lebanon, Aoun menegaskan bahwa hal itu telah dikoordinasikan dengan Hizbullah.

Di lain pihak, Perlawanan Lebanon dalam berbagai keputusannya juga menghormati Aoun. Bahkan meski Aoun bukan kandidat yang dicalonkan Hizbullah dan Amal untuk jabatan Presiden, namun para petinggi Hizbullah menegaskan bahwa mereka tidak menentang dan memveto Aoun.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *