Presiden Iran: Di Balik Wajah Anggun dan Penampilan Menawan, Tersembunyi Genosida dan Kejahatan
POROS PERLAWANAN – Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, dengan tajam mengkritik kejahatan yang dilakukan oleh rezim Zionis terhadap rakyat Gaza dan Lebanon. Dalam sebuah upacara penghormatan pada Senin pagi 4 November, untuk para aktivis yang berkontribusi dalam proyek lompatan produksi lahan kering, Pezeshkian menyoroti ironi dan kemunafikan yang terlihat dalam kebijakan para pendukung rezim ini.
“Di balik wajah anggun dan ikatan rapi (tampilan formal) para pemimpin Barat, tersembunyi kejahatan, genosida, kekerasan, dan pembunuhan,” ujarnya, merujuk pada standar ganda yang kerap diterapkan. Ia menegaskan bahwa meskipun rezim Zionis terus melancarkan kejahatan, khususnya selama setahun terakhir, ketabahan rakyat Gaza dan Lebanon telah menggagalkan ambisi mereka. Ketangguhan masyarakat di wilayah ini, katanya, adalah simbol kehormatan dan kebesaran.
Pezeshkian menilai absurd bahwa negara-negara yang mendukung rezim Zionis masih berbicara tentang hak asasi manusia, sementara mereka justru menyembunyikan pelanggaran berat di balik penampilan sopan dan formal. Ia mengkritik tindakan kekerasan yang terus terjadi, menyoroti bagaimana negara-negara tersebut tetap memberikan dukungan kepada para pelaku kejahatan kemanusiaan.
Selain itu, Pezeshkian mengecam pendekatan munafik yang diambil beberapa negara Barat terkait hak asasi manusia. “Ketika di negara kami seseorang yang telah membunuh puluhan orang dieksekusi, mereka menuduh kami melanggar HAM,” jelasnya. “Namun, mereka sendiri tidak ragu menggunakan bom kimia untuk membantai warga sipil. Bahkan saat ini, mereka mendukung pihak-pihak yang membunuh perempuan dan anak-anak, serta menghalangi akses masyarakat kepada makanan, air, dan obat-obatan.”
Ia menutup pernyataannya dengan menggarisbawahi bahwa ketidakkonsistenan moral ini melemahkan klaim mereka dalam membela keadilan dan hak asasi manusia.
