Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Presiden Iran: Kami Siap Serang Kembali ke Kedalaman Israel

Presiden Iran: Kami Siap Serang Kembali ke Kedalaman Israel

POROS PERLAWANAN – Dalam wawancara dengan al-Jazeera pada Rabu dini hari 23 Juli, Presiden Iran, Masoud Pezeshkian menyatakan, negaranya siap menghadapi segala aksi militer Israel. Militer Iran juga siap kembali melancarkan serangan ke kedalaman Israel.

“Israel memang telah mendatangkan pukulan kepada kami. Namun kami membalasnya dengan menggempur kedalaman Israel. Hanya saja mereka merahasiakan kerugian yang diderita,” kata Pezeshkian, Fars melaporkan.

“Israel berusaha mengubah, mendisintegrasi, dan melenyapkan Iran dengan cara menyulut kerusuhan serta menggulingkan Pemerintahan. Namun mereka gagal.”

“Tidak ada keraguan bahwa terjadi infiltrasi di negara kami. Namun faktor yang menentukan di dalamnya adalah teknologi AS dan penggunaan kapasitas-kapasitasnya.”

“Kami tidak menghendaki perang, tapi juga tidak meyakini kepastian gencatan senjata. Kami akan membela diri dengan kuat. Isarel melarang pembicaraan tentang kesuksesan serangan rudal kami. Namun permohonannya untuk gencatan senjata menunjukkan banyak hal.”

“Negara-negara Kawasan belum pernah menyatakan dukungan untuk Iran seperti dalam perang terbaru ini. Kami siap sepenuhnya menyusun konsep keamanan kolektif gabungan dengan para tetangga Arab dan negara-negara di Kawasan.”

Ia kembali menegaskan penolakan terhadap kepemilikan senjata nuklir dan menyatakan,”Ini adalah sikap politik, keagamaan, kemanusiaan, dan strategis kami. Pengayaan uranium di negeri kami di masa depan akan dilakukan dalam koridor hukum internasional.”

“Segala perundingan di masa depan harus dilandasi prinsip win-win solution. Kami menolak ancaman dan dikte. Trump berkata bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir. Kami memang tidak menginginkannya.”

“Klaim bahwa program nuklir kami sudah berakhir adalah delusi. Kapasitas nuklir kami berada di benak para ilmuwan kami, bukan fasilitas-fasilitas kami.”

Terkait serangan Iran ke pangkalan militer AS, al-Udeid, Pezeshkian mengatakan,”Kami tidak menyerang negara Qatar dan tidak bisa melakukannya. Negara ini adalah saudara kami. Rakyatnya adalah saudara-saudara kami. Dari sisi apa pun, kami mendukung mereka.”

“Kami tidak menargetkan Qatar atau warganya. Kami hanya menyerang sebuah pangkalan AS yang membombardir negara kami. Saya memahami perasaan warga Qatar soal apa yang terjadi. Sebab itu, saya berbincang dengan saudara saya, Emir Qatar, via telepon.”

Saat ditanya al-Jazeera tentang upaya teror Israel terhadap dirinya, Presiden Iran menjawab,”Kejadian itu adalah bagian dari usaha Israel untuk meneror para pimpinan politik setelah mereka meneror pimpinan militer.”

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *