Putin: Pasukan Ukraina di Kursk Tidak Punya Pilihan Selain Menyerah atau Mati
POROS PERLAWANAN – Presiden Rusia, Vladimir Putin, menyatakan bahwa militer Rusia telah sepenuhnya menguasai provinsi Kursk dan mengendalikan situasi di wilayah tersebut.
Menurut laporan Kantor Berita Tasnimnews pada Jumat (14/3), Putin menegaskan pada hari Kamis bahwa tentara Rusia kini memegang kendali penuh atas wilayah Kursk. Ia juga menyatakan bahwa pasukan Ukraina yang telah menyusup ke wilayah tersebut kini berada dalam kepungan ketat dan tidak memiliki pilihan lain selain menyerah atau mati.
“Situasi di wilayah Kursk sepenuhnya berada di bawah kendali kami,” kata Putin di Kremlin setelah bertemu dengan Presiden Belarus, Alexander Lukashenko. “Kelompok penyusup yang memasuki wilayah kami kini berada dalam isolasi total. Ini adalah pengepungan skala penuh, dan kami memiliki kendali penuh atas daya tembak yang mengelilinginya.”
Ia menekankan bahwa pasukan Ukraina telah sepenuhnya kehilangan kendali atas wilayah yang mereka kuasai. Ia menjelaskan, “Jika pada minggu-minggu awal, yakni seminggu atau dua minggu yang lalu, personel militer Ukraina masih bisa mundur dalam kelompok-kelompok kecil, kini hal itu sudah tidak mungkin lagi.”
Putin menambahkan bahwa pasukan Ukraina kini hanya dapat mencoba melarikan diri dalam kelompok kecil yang terdiri dari dua hingga tiga orang, tetapi pengawasan tembakan Rusia yang ketat mencegah mereka kabur. Ia juga menyatakan, “Semua peralatan militer mereka telah ditinggalkan di medan perang, dan mereka tidak memiliki peluang untuk memindahkannya.”
Ia menegaskan bahwa jika blokade total diberlakukan dalam beberapa hari ke depan, tidak seorang pun akan bisa keluar. “Mereka hanya punya dua pilihan: menyerah atau mati,” ujar Putin.
Putin Tinjau Operasi Militer di Kursk
Pada hari Rabu, Presiden Rusia mengunjungi ruang operasi militer di provinsi Kursk, yang sebagian wilayahnya pernah diduduki oleh tentara Ukraina. Dalam kunjungan tersebut, ia mendapatkan pengarahan tentang perkembangan terbaru operasi militer Rusia di wilayah tersebut.
Putin meninjau situasi terkini dalam sebuah pertemuan di pusat komando regional Kursk. Sebagian wilayah provinsi ini sebelumnya telah dikuasai oleh pasukan Ukraina selama berbulan-bulan.
Menurut pernyataan Kremlin, dalam pertemuan tersebut Putin menekankan pentingnya menciptakan zona keamanan di sepanjang perbatasan Rusia-Ukraina. Ia juga memerintahkan para komandan militer untuk segera mengusir tentara Ukraina dari provinsi Kursk.
