Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Rabbi Sekaligus Perwira Zionis dan ‘Orang Dekat’ Hilang di UEA, Israel Duga ‘Diculik Iran’

Rabbi Sekaligus Perwira Zionis Hilang di UEA, Israel Duga ‘Diculik Iran’

POROS PERLAWANAN – Dilansir al-Alam, kantor Perdana Menteri Israel mengumumkan, seorang rabbi Israel hilang pada Kamis siang 21 November di Abu Dhabi.

Setelah berita hilangnya Zvi Kogan tersiar, Dewan Keamanan Domestik Israel mengimbau warga Zionis agar tidak melakukan perjalanan ke UEA, kecuali jika memang sangat diperlukan.

Sehubungan dengan ini, Kanal 13 Israel melaporkan bahwa kontak dengan Kogan telah terputus sejak Rabu lalu. Ada kemungkinan bahwa dia diculik atau dibunuh.

Mossad mengumumkan, ada kemungkinan bahwa insiden hilangnya Kogan di UEA adalah “tindakan teroris.”

Kanal 13 menyatakan, rabbi dari kelompok Chabad (salah satu kelompok radikal Yahudi) itu juga salah seorang perwira militer Israel. Kanal 13 memublikasikan foto Kogan yang mengenakan seragam militer dan menulis,”Sebuah tim dari Badan Intelijen Israel telah diutus ke UEA untuk melakukan penyelidikan lapangan. Namun kemungkinan besar, orang-orang yang menculik atau membunuh Kogan telah melarikan diri ke negara lain.”

Yedioth Ahronoth pada Sabtu malam melaporkan, mobil perwira dan rabbi Israel ini ditemukan di sebuah kawasan yang berjarak satu setengah jam dari kota Dubai.

Penyelidikan perdana mengarah kepada tiga tersangka asal Uzbekistan. Kabarnya mereka pergi dari UEA ke Turki setelah menculik dan membunuh Kogan.

Dikutip dari Mashregh, Kogan adalah salah satu perwira Mossad dan pernah menjadi komandan di Shin Bet.

Dia memiliki hubungan dekat dengan Netanyahu. Dia anggota senior Chabad yang berusaha memperluas permukiman Zionis di Tanah Pendudukan.

Kogan memiliki informasi rahasia tentang Netanyahu, Shin Bet, dan Mossad. Sebab itu, Mossad mengerahkan upaya besar-besaran untuk menemukannya, yang sejauh ini belum membuahkan hasil.

Pihak-pihak Zionis khawatir bahwa Kogan, yang hilang sejak Kamis lalu, telah dibawa ke Iran. Situs Walla mengeklaim, Badan-badan Keamanan Israel menggulirkan kemungkinan bahwa dia telah diculik atau dibunuh oleh “mata-mata yang terkait dengan Iran.”

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *