Loading

Ketik untuk mencari

Lebanon

Sayyid Nasrallah Peringatkan Bahaya Internasionalisasi Masalah Lebanon Buka Jalan Intervensi Asing dan Israel

POROS PERLAWANAN – Dalam pidato Selasa 16 Februari, Sekjen Hizbullah Sayyid Hasan Nasrallah mengkritik upaya sebagian pihak untuk menginternasionalkan masalah-masalah di Lebanon. Menurutnya, hal ini justru akan membuat masalah-masalah Lebanon kian rumit.

Dilansir Fars, Sayyid Nasrallah juga menyebut bahwa internasionalisasi masalah Lebanon akan membuka pintu intervensi asing. Ia menegaskan, solusi masalah Lebanon harus berfondasikan pada upaya rakyat Lebanon sendiri.

“Kami merasa bahwa ide ini bertujuan agar sebuah kelompok, dengan bantuan asing, bisa unjuk kekuatan di hadapan kelompok lain. Seruan ini merupakan penjajahan baru dan bertentangan dengan kedaulatan Lebanon,” kata Sayyid Nasrallah.

Sayyid Nasrallah juga mengkritik kecenderungan untuk selalu mengambinghitamkan Hizbullah tiap ada insiden terjadi di Lebanon. Sama seperti insiden ledakan pelabuhan Beirut, yang dalam kasus itu Hizbullah menjadi pihak tertuduh kecuali jika bisa memberikan bukti-bukti sebaliknya.

Sekjen Hizbullah menandaskan, semua tuduhan terhadap kelompoknya tidak logis dan bisa membuka pintu masuk bagi Israel dan Mossad ke Lebanon. Rezim Zionis-lah, kata Sayyid Nasrallah, yang membunuhi warganya sendiri demi tujuan-tujuannya. Salah satunya adalah ketika Israel membunuh orang-orang Yahudi di Irak dan beberapa negara lain yang tidak bersedia pindah ke Palestina.

Terkait pembalasan darah salah satu pejuang Hizbullah, Sayyid Nasrallah menegaskan bahwa ia tak akan membiarkan darah pasukannya diinjak-injak. Jika Hizbullah dipaksa untuk berperang dan daerah-daerah Lebanon diserang Israel, maka Poros Perlawanan pun akan melakukan hal serupa terhadap permukiman-permukiman Zionis.

Ia pun memperingatkan Israel agar “jangan bermain-main dengan ekor singa”, sebab kondisi internal Zionis saat ini sedang tidak kondusif akibat pandemi Corona dan krisis ekonomi.

“Dalam tiap perang mendatang, front domestik Israel akan menyaksikan sesuatu yang belum pernah disaksikan Rezim sejak awal ia diciptakan,” tegas Sayyid Nasrallah.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *