Sebut Netanyahu ‘Pembunuh Berantai’, Anggota Knesset Diusir Keluar Parlemen
POROS PERLAWANAN – “Sebanyak 17.387 anak di Gaza tewas dalam sistemmu. Sebanyak 825 dari mereka adalah anak di bawah satu tahun. Kau adalah pembunuh berantai!”
Pernyataan di atas adalah bagian dari pidato protes legislator Ayman Odeh, yang disampaikannya di Knesset terhadap PM Benyamin Netanyahu.
Diberitakan Fars, dalam rapat di Parlemen yang dihadiri Netanyahu, Odeh mengisahkan cerita seorang pemuda berusia 32 tahun, yang kehilangan dua bayi kembarnya yang baru saja lahir akibat pengeboman Rezim Zionis.
Di awal rapat, Odeh mengatakan,”Benyamin Netanyahu, saya akan menceritakan kisah seorang pria berumur 32 tahun dari Gaza kepadamu: ‘Saya menikah dua bulan sebelum perang (Gaza). Kami pernah mengalami pengusiran dan terpaksa pindah dari satu tempat ke tempat lain. Kami pergi dari utara hingga akhirnya tiba di Deir Balah. Pada 10 Agustus, lahir dua anak kembar saya. Satu bocah lelaki dan satu bocah perempuan.’”
Odeh lalu menyinggung sukacita luar biasa pemuda Palestina tersebut atas kelahiran dua anaknya. Pemuda itu bercerita, saat ia mengambil akte kelahiran dua anaknya, ia mengirim foto akte kelahiran tersebut kepada istrinya melalui WA. Namun ia tidak mendapatkan balasan. Kemudian ia mengetahui bahwa rumahnya hancur akibat pengeboman Israel dan kedua anaknya tewas.
“Antara pengambilan akte kelahiran hingga kabar tewasnya dua anak pemuda itu hanya berjarak 10 menit,” kata Odeh.
Usai menyelesaikan ceritaya, Odeh berkata kepada Netanyahu,” Sebanyak 17,387 anak di Gaza tewas dalam sistemmu. Sebanyak 825 dari mereka adalah anak di bawah satu tahun. Sebanyak 35.055 anak menjadi yatim di Gaza. Kau hanya memikirkan kenapa kau bisa sampai dinyatakan sebagai tersangka oleh Mahkamah Internasional. Netanyahu, apa pendapatmu?”
“Selama 30 tahun, kau adalah pembunuh berantai perdamaian.”
Di saat itu, ketua rapat menghentikan Odeh dan berkata,”Tidak, tidak., Cukup sudah. Segera turun dari podium.”
Odeh lalu diturunkan paksa dari podium dan diusir keluar dari Knesset sambil terus meneriakkan “Netanyahu, kau adalah pembunuh berantai perdamaian!”
