Serangan Besar Israel ke Iran: Komandan Tertinggi IRGC Gugur Syahid
POROS PERLAWANAN – Serangan udara besar-besaran yang diluncurkan oleh Israel mengguncang Ibu Kota Iran dan sejumlah kota lainnya pada dini hari Jumat. Beberapa ledakan terdengar di kawasan utara, barat, dan tengah Teheran, serta di berbagai provinsi termasuk Kermanshah dan Lorestan.
Rekaman yang dipublikasikan memperlihatkan kobaran api dan kepulan asap di beberapa titik strategis. Warga melaporkan suara ledakan beruntun sejak pukul 03.30 waktu setempat.
Situasi Terkini:
Menurut koresponden pertahanan dari Kantor Berita Tasnim, ledakan-ledakan itu merupakan bagian dari serangan terkoordinasi rezim Zionis terhadap infrastruktur militer dan ilmiah Iran. Dalam pernyataan resmi, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz menyatakan bahwa serangan ini merupakan “operasi pencegahan terhadap Teheran”.
“Kami telah meluncurkan operasi pencegahan untuk menetralisir ancaman langsung dari Iran,” ujar Katz.
Penerbangan Dihentikan di Bandara Imam Khomeini:
Juru Bicara Bandara Imam Khomeini menyatakan bahwa seluruh jadwal penerbangan ditangguhkan sementara waktu: “Tidak ada kerusakan langsung di bandara. Namun kami menunggu instruksi resmi dari Organisasi Penerbangan Sipil terkait situasi keamanan udara,” katanya dalam siaran pers.
Komandan Tertinggi IRGC Gugur Syahid:
Dalam serangan ini, Mayor Jenderal Hossein Salami, Panglima Tertinggi Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), dilaporkan gugur syahid akibat serangan yang menyasar pusat koordinasi militer di Teheran. Pemerintah Iran menyebut pembunuhan ini sebagai “aksi teroris negara” dan menjanjikan “balasan tanpa ampun”.
Pernyataan Netanyahu: Operasi Belum Selesai
Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu mengonfirmasi bahwa serangan ini merupakan awal dari aksi militer besar yang diberi nama Operasi Negara Singa: “Kita berada pada momen krusial dalam sejarah Israel. Kami telah meluncurkan Operasi Negara Singa untuk menyerang fasilitas nuklir utama Iran,” ujarnya dalam konferensi pers.
Ia menambahkan: “Iran masih memiliki kemampuan untuk menyerang kami, dan kami siap. Saya meminta seluruh rakyat Israel untuk mendukung langkah pemerintah selama hari-hari yang menentukan ini.”
Analisis Awal:
Serangan ini menunjukkan eskalasi dramatis dalam konflik Israel-Iran. Dengan gugurnya Mayor Jenderal Salami dan serangan yang menyasar pusat-pusat strategis Iran, para pengamat memperkirakan respons cepat dan keras dari Teheran.
Iran telah menempatkan sistem pertahanan udara dalam status siaga penuh. Seluruh pasukan di bawah komando IRGC dan milisi Poros Perlawanan dikabarkan telah menerima instruksi untuk bersiap menghadapi potensi perluasan konflik regional.
