Signalgate II: Menhan AS Kembali Lakukan Blunder
POROS PERLAWANAN – Harian New York Times melaporkan, Menhan AS, Pete Hegseth kembali membagikan informasi keamanan penting terkait serangan ke Yaman dalam sebuah grup obrolan di Signal, yang istri dan saudara Hegseth juga berada dalam grup tersebut.
Dilansir Fars, sumber-sumber media melaporkan bahwa Hegseth secara rutin menggunakan sebuah grup obrolan di aplikasi Signal untuk membagikan informasi soal sejumlah operasi militer terbaru, termasuk ke Yaman. Tindakan tersebut kini tengah diselidiki Irjen Pentagon.
Informasi-informasi itu, yang mencakup jadwal terbang pesawat-pesawat tempur yang terlibat di perang Yaman, diunggah ke grup pada 15 Maret.
Menurut sebuah sumber, grup obrolan itu dibuat sebelum dikonfirmasi secara resmi oleh para penasihat dekat Hegseth. Tidak ada satu pun informasi rahasia yang digulirkan dalam grup tersebut. Meski demikian, sejumlah anggota grup tidak memiliki posisi di Pemerintahan, sehingga akses mereka kepada informasi-informasi penting pun dipertanyakan.
Di antara anggota grup terdapat nama istri Menhan AS, yaitu Jennifer Hegseth. Dia hadir dalam 2 pertemuan resmi dengan para komandan militer asing pada Februari dan Maret; pertemuan-pertemuan yang membahas informasi-informasi penting.
Skandal ini menyusul skandal menghebohkan pada bulan lalu, yang menunjukkan bahwa rencana serangan udara ke Yaman dibahas dalam sebuah grup obrolan di Signal, bukan sistem komunikasi superaman Pemerintah. Para pejabat senior AS, termasuk Hegseth, Wapres J.D. Vance, dan Penasihat Keamanan Nasional AS, Mike Waltz, terlibat dalam dialog di grup.
Menurut New York Times, selain Jennifer, saudara Menhan AS, Phil Hegseth juga menjadi anggota dalam grup tersebut.
Laporan New York Times menyatakan, kendati Jennifer ikut dalam lawatan-lawatan resmi suaminya, dan Phil juga bekerja di Kemenhan AS, namun belum jelas kenapa mereka terlibat dalam pembahasan terkait rencana serangan udara? Dan apakah keterlibatan ini sesuai dengan aturan keamanan Pemerintah atau tidak?
Irjen Pentagon, Steven Stebbins telah memulai penyelidikan penggunaan Hegseth dari aplikasi Signal untuk korespondensi resmi dan bocornya informasi serangan ke Yaman. Penyelidikan ini adalah tanggapan atas permintaan bersama para senator dari Demokrat dan Republik. Namun masih belum diketahui apakah penyelidikan ini juga mencakup grup obrolan yang beranggotakan istri Menhan atau tidak.
