Loading

Ketik untuk mencari

Yaman

Statistik 6 Tahun Agresi Saudi atas Yaman: 260 Ribu Serangan Udara Agresor Dibalas 1.348 Serangan Rudal

Statistik 6 Tahun Agresi Saudi atas Yaman: 260 Ribu Serangan Udara Agresor Dibalas 1.348 Serangan Rudal

POROS PERLAWANAN – Menjelang peringatan tahun ke-6 agresi Koalisi Saudi ke Yaman, Jubir Angkatan Bersenjata Yaman Yahya Saree membeberkan sejumlah statistik agresi Koalisi dan serangan balasan Pasukan Yaman.

Dikutip Fars dari situs al-Masirah, Saree menyatakan bahwa selama 6 tahun terakhir, Koalisi Saudi telah membombardir Yaman lebih dari 260 ribu kali, belum termasuk ratusan operasi udara antara tahun 2015 dan 2016.

Menurut Saree, serangan-serangan ini telah menewaskan dan melukai puluhan ribu orang, juga menghancurkan desa-desa, rumah, kota, masjid, fasilitas umum, dan infrastruktur.

Di lain pihak, Tentara dan Komite Yaman dalam rentang waktu ini telah melancarkan 12.366 operasi militer, yang 6.192 di antaranya adalah operasi ofensif, dan 167 darinya dilaksanakan dalam dua bulan terakhir. Pasukan Yaman juga melakukan 6.174 operasi defensif untuk menahan laju milisi pro-Koalisi.

Operasi ofensif paling menonjol, tutur Saree, adalah operasi Nasr min Allah, al-Bunyan al-Marshush, Faamkin Minhum, Tawazun al-Rad’I, dan operasi sterilisasi kawasan al-Baidha dari teroris. Selain itu, ada 10 operasi yang tidak pernah dipublikasikan.

Saree juga memaparkan statistik serangan rudal yang dilakukan Yaman. Sejak awal agresi hingga kini, sebanyak 1.348 rudal telah ditembakkan ke target-target Koalisi. Sebanyak 499 di antaranya menyasar fasilitas militer dan vital Pemerintah Saudi dan UEA, sementara 849 rudal menargetkan sasaran-sasaran Koalisi di tanah Yaman.

Dalam dua bulan terakhir, Yaman telah meluncurkan 54 kali serangan rudal ke target-target militer Koalisi.

Satuan Nirawak Yaman sepanjang 6 tahun terakhir juga telah melakukan 1.150 operasi ofensif dan 11.473 operasi pengintaian. Di antara operasi-operasi ofensif, 572 dilakukan di luar Yaman, dan 578 dilancarkan di luar wilayah Yaman.

Saree menjelaskan, pada 19 Maret 2020, Pasukan Yaman melancarkan operasi gabungan rudal dan drone, yang hingga kini belum pernah dipublikasikan. Secara singkat, ia mengatakan bahwa rudal-rudal balistik dan drone Yaman pada hari itu menghantam sejumlah target militer penting di Riyadh.

Tags:

1 Komentar

  1. oxvow Maret 24, 2021

    optimal content, i like it

    Balas

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *