POROS PERLAWANAN — Dilansir Al Mayadeen, gelombang kritik terhadap kehadiran Militer Amerika Serikat di Suriah kembali menguat menyusul serangan mematikan di dekat kota bersejarah Palmyra. Serangan tersebut menewaskan dua tentara AS dan seorang penerjemah sipil, sekaligus membuka kembali perdebatan lama di Washington tentang biaya, risiko, dan legitimasi pendudukan Militer AS di wilayah Suriah yang berdaulat. […]