Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Tahanan Palestina Gunakan Bahan ini untuk Lubangi Lantai Beton Penjara

Tahanan Palestina Gunakan Bahan ini untuk Lubangi Lantai Beton Penjara

POROS PERLAWANAN – Kanal televisi Israel, KAN pada Kamis lalu menayangkan laporan panjang tentang cara 6 tahanan Palestina meloloskan diri dari penjara superketat Gilboa.

Dilansir Fars, KAN mengutip dari Tim Riset Tentara Israel soal cara para tahanan itu melubangi lantai beton Penjara Gilboa.

Laporan Tim Riset itu menyebutkan, “kemungkinan besar” para tahanan Palestina itu menggunakan asid atau minuman bersoda untuk melubangi lantai beton sel penjara.

Gilboa dijuluki “brankas” lantaran menerapkan pengaturan keamanan yang sangat ketat. Penjara itu diarsiteki para insinyur Irlandia dan dibuka secara resmi di tahun 2004.

Gilboa dibagi menjadi 5 sektor, yang masing-masing memiliki 15 sel. Tiap sel diisi oleh 8 tahanan. Tiap sel dibuat dengan menggunakan 66 ton beton.

Lantai tiap sel menggunakan sebuah bahan yang menyebabkannya sulit untuk digali. Ketinggian tembok yang mengelilingi Gilboa mencapai 9 meter dan bagian atasnya dipasangi kawat berduri.

Jendela-jendela penjara menggunakan besi yang digunakan untuk membuat rel kereta api. Menara-menara pengawas juga dibangun di halaman Gilboa sehingga para penjaga bisa melihat semua sudut penjara. Menara-menara itu juga dilengkapi 72 kamera high definition.

Mantan tahanan Palestina, Mahmoud Mardawi, pernah diwawancara terkait penjara Gilboa dan aksi heroik pelarian tersebut. Menurut Mardawi, aksi ini adalah pukulan berat bagi sabuk keamanan Israel, sebab berbagai instansi terkait telah melakukan segala cara demi mencegah segala bentuk pelarian.

Mardawi menjelaskan, di antara pengaturan keamanan di Gilboa adalah lantai tiap sel diberi lapisan dari beton dan besi yang sangat kuat, pagar dalam tinggi yang dipasangi kawat berduri, tembok-tembok beton tebal, patroli berkesinambungan, dan menara pengawas di beberapa titik, sehingga semua sudut penjara bisa dilihat dengan mata telanjang atau kamera elektronik.

Ia memaparkan, aparat keamanan penjara juga selalu melakukan pemeriksaan periodik. Di antaranya adalah mengetuk-ngetuk lantai, tembok, dan jendela 3 kali sehari dengan alat-alat khusus, mondar mandir di dalam sel para tahanan yang dihukum seumur hidup atau mereka yang diduga berniat kabur, dan memindah-mindahkan para tahanan ini ke sel-sel atau sektor-sektor berbeda, bahkan juga ke penjara-penjara lain.

Namun dengan semua pengamanan ini, para tahanan Palestina ini mampu menggali terowongan dengan alat-alat sederhana dan primitif tanpa menimbulkan suara. Mereka juga sukses membuang tanah hasil galian dengan cara sedemikian rupa, sehingga tak diketahui oleh sistem keamanan modern penjara.

Tags: