Teheran Tolak Campur Tangan G-7: Kami Tidak Akan Melupakan Dukungan Mereka bagi Entitas Zionis
POROS PERLAWANAN — Kementerian Luar Negeri Iran menolak sikap intervensionis negara-negara G-7 terhadap urusan dalam negeri Iran dan menilai pernyataan tersebut sebagai cerminan “niat palsu” negara-negara tersebut.
Mengutip laporan Al Mayadeen pada Sabtu 17 Januari, Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan bahwa pernyataan G-7 mengabaikan peran kelompok bersenjata yang mereka sebut sebagai teroris dalam mengalihkan aksi protes dari jalur damai. Menurut Teheran, kelompok-kelompok tersebut beroperasi dengan dukungan entitas Zionis dan Amerika Serikat.
Kementerian itu juga menekankan bahwa rakyat Iran tidak akan melupakan peran “sejumlah negara G-7” dalam mendukung agresi entitas Zionis terhadap Iran.
Lebih lanjut, Teheran menyatakan komitmennya untuk melindungi hak-hak warga negara Iran, termasuk hak untuk berkumpul dan menyampaikan pendapat secara damai. Iran juga menegaskan dukungan berkelanjutan kepada rakyatnya dalam menghadapi apa yang disebut sebagai ancaman dan konspirasi asing.
Sebelumnya, para menteri luar negeri negara-negara G-7 menyatakan kesiapan mereka untuk memberlakukan langkah-langkah pembatasan tambahan jika Iran, menurut tudingan mereka, terus menekan aksi protes di dalam negeri.
Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan regional, termasuk ancaman intervensi militer Amerika Serikat terhadap Iran seiring kerusuhan yang terjadi. Pemerintah Iran, di sisi lain, menegaskan kesiapannya untuk merespons segala bentuk ancaman dan mempertahankan kedaulatan nasional.
