Loading

Ketik untuk mencari

Analisa

Teka-teki Asal Corona, 10 Pertanyaan ini Harus Dijawab Amerika

Konspirasi Amerika Terkait Corona

POROS PERLAWANAN – Kebanyakan orang menganggap kota Wuhan di China sebagai asal penyebaran virus Corona. Namun sejumlah perilaku pemerintah Amerika memunculkan kecurigaan, sehingga Beijing secara resmi menuntut penjelasan dari Washington.

Dikutip dari Fars, situs Global Research mengajukan 10 pertanyaan yang mesti dijawab pemerintah Amerika. Menurut Global Research, artikel ini dipublikasikan pertama kali di situs CGTN (jaringan televisi global China).

Pertanyaan Pertama:
Robert Redfield (Direktur Pusat Pengendalian Penyakit AS atau CDC) di sidang Kongres mengakui, hasil tes Corona sebagian orang yang meninggal karena influenza dinyatakan positif. Bisakah disimpulkan bahwa sebagian dari mereka meninggal karena virus Corona? Dari 34 juta penderita influenza, yang 20 ribu di antaranya telah meninggal, berapa orang yang penyakitnya keliru diidentifikasi? Sejak kapan identifikasi keliru ini dimulai?

Pertanyaan Kedua:
CDC sudah mengakui kekeliruan identifikasi penyakit pada sebagian penderita influenza. Inikah Amerika yang mengklaim memiliki teknologi kedokteran termodern? Kenapa ini bisa terjadi? Mengingat bahwa CT scan pada paru-paru pengidap Corona bisa menunjukkan bahwa dia terpapar virus itu, seharusnya pemisahan pengidap Corona dari penderita influenza H1N1 bukan hal yang sulit. Jadi, kenapa banyak orang yang penyakit mereka keliru diidentifikasi?

Hal ini mengingatkan pada sejumlah laporan, yang menyebutkan bahwa Mike Pence (Wapres Amerika) meminta agar sosialisasi terkait Corona harus dilakukan setelah berkoordinasi dengannya. Kenapa Gedung Putih ingin mengontrol publikasi informasi soal Corona? Adakah sesuatu yang ingin disembunyikan Amerika?

Pertanyaan Ketiga:
Kenapa Amerika keluar dari Konvensi Senjata Biologi dan Beracun (BTWC) pada tahun 2001? Kenapa Amerika berniat menghalangi aktivitas sebuah badan pengawas untuk konvensi tersebut? Apakah badan pengawas itu dianggap sebagai penghalang Amerika untuk membuat senjata biologi?

Jika tidak demikian, kenapa Amerika memiliki laboratorium untuk membuat senjata biologi di Georgia, Ukraina, Moldova, Armenistan, Azerbaijan, Uzbekistan, dan Kazakhstan? Apakah laboratorium-laboratorium itu disiapkan untuk perang kimia?

Pertanyaan Keempat:
Pusat Penelitian Penyakit Infeksi Tentara Amerika, yang bertempat di Fort Detrick, Maryland, telah ditutup pada Juli 2019 lalu. Apakah tempat itu ditutup karena kebocoran virus? Sebab, hanya sebulan setelahnya, wabah influenza menyebar di seluruh Amerika. Apakah dua peristiwa ini tak saling berkaitan?

Pertanyaan Kelima:
Saat Olimpiade Militer Dunia berlangsung pada 18-27 Oktober di Wuhan, Amerika mengirim tim beranggotakan 369 personel. Namun, dengan tim sebesar ini, kenapa Amerika tak mendapatkan satu pun medali emas? Apakah ini rapor masuk akal bagi tentara terbesar di dunia?

Adakah di antara anggota tim Amerika yang mengidap influenza? Mungkinkah mereka yang menularkan virus Corona?

Hal terbaik yang bisa dilakukan Amerika sekarang adalah melakukan tes Corona atas semua 369 anggota tim tersebut.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *