Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Trump Puji Rusia yang Tidak Mengambil Alih Seluruh Ukraina

POROS PERLAWANAN – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menyatakan bahwa keputusan Moskow untuk tidak menduduki seluruh wilayah Ukraina merupakan bentuk konsesi yang dianggap signifikan bagi Kiev.

Menurut Kantor Berita Mehr, mengutip Euronews pada Rabu 26 November, dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Norwegia, Jonas Gahr Støre, Trump berkata: “Rusia telah memberikan konsesi yang cukup besar kepada Kiev dengan menahan diri untuk tidak mengambil alih seluruh Ukraina.”

Ia menambahkan bahwa tekanan kuat Washington terhadap Moskow menjadi alasan Presiden Vladimir Putin kini bersedia membicarakan sebuah kesepakatan.

Trump juga menegaskan keyakinannya bahwa “kedua pihak”, baik Rusia maupun Ukraina, menginginkan perdamaian.

Merujuk pada batas waktu yang ia tetapkan untuk tercapainya sebuah kesepakatan, Trump memperingatkan bahwa pendekatan Washington dapat berubah secara drastis jika tenggat tersebut terlampaui.

Pemerintahan Trump telah mengajukan rencana 28 poin untuk mengakhiri perang antara Ukraina dan Rusia. Dalam rencana tersebut, Kiev akan menyerahkan sebagian wilayahnya kepada Moskow dengan imbalan jaminan keamanan serta menerima pembatasan pada kemampuan militernya.

Uni Eropa dan para sekutu Ukraina menanggapi rencana itu secara negatif, menyebutnya sebagai pemenuhan tuntutan Moskow. Gedung Putih menegaskan bahwa rancangan tersebut mencerminkan tuntutan kedua belah pihak dan dirancang untuk menjamin kepentingan masing-masing.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *