UEA dan Israel Klaim Sepakat Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Gaza, Fakta Lapangan Tunjukkan Sebaliknya
POROS PERLAWANAN – Sumber-sumber lokal melaporkan bahwa Uni Emirat Arab (UEA) dan Israel telah mencapai kesepakatan untuk mengirim bantuan kemanusiaan mendesak ke Gaza.
Menurut Kantor Berita Reuters pada Rabu 21 Mei, UEA mengumumkan pada Selasa kemarin bahwa mereka telah menyepakati kerja sama dengan Israel untuk mengirim bantuan dari negara Teluk tersebut ke Jalur Gaza.
Kesepakatan ini dicapai setelah pembicaraan telepon antara Sheikh Abdullah bin Zayed (Menteri Luar Negeri UEA) dan Gideon Sa’ar (Menteri Israel). Bantuan tersebut rencananya akan memenuhi kebutuhan pangan sekitar 15.000 warga sipil Gaza, termasuk pasokan penting untuk toko roti dan perlengkapan perawatan bayi.
Tekanan Internasional terhadap Israel Meningkat
Dalam beberapa hari terakhir, tekanan internasional terhadap Rezim Netanyahu semakin kuat setelah Israel melancarkan serangan militer baru di Gaza.
Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Kaia Kallas menyatakan bahwa blok tersebut akan meninjau kembali perjanjian perdagangannya dengan Israel menyusul situasi “bencana” di Gaza.
Bantuan Kemanusiaan Masih Jadi Sorotan
Sebelumnya pada Selasa, Juru Bicara Kantor Kemanusiaan PBB di Jenewa mengumumkan bahwa Israel telah mengizinkan sekitar 100 truk bantuan kemanusiaan memasuki Gaza.
Namun, Hamas dan sejumlah organisasi kemanusiaan di Gaza menyatakan bahwa mereka belum menerima truk-truk bantuan makanan tersebut. Mereka menuding otoritas Israel hanya menipu opini publik.
