Loading

Ketik untuk mencari

Irak

Ulama Panutan Irak, Faktor Penenang di Hadapan Skenario Perang Saudara yang Dirancang Musuh Domestik dan Mancanegara

Ulama Panutan Irak, Faktor Penenang di Hadapan Skenario Perang Saudara yang Dirancang Musuh Domestik dan Mancanegara

POROS PERLAWANAN – Seorang petinggi kelompok Sadr, Hakim al-Zamili menyinggung upaya sejumlah kelompok di dalam dan luar Irak untuk menyeret negara ini menuju perang saudara.

Dilansir Fars, al-Zamili dalam wawancara dengan Baghdad al-Youm mengatakan, ”Sudah bertahun-tahun beberapa pihak domestik dan mancanegara yang menyusun rencana untuk menciptakan kerusuhan di antara suku-suku Irak, baik melalui perang Syiah vs Syiah maupun perang saudara. Konspirasi semacam ini bukan hal baru.”

“Konspirasi seperti ini pernah dilakukan mereka pada tahun 2006 hingga 2007. Namun, berkat kehadiran ulama rujukan di Najaf, juga kewaspadaan rakyat Irak dan pemahaman mereka terhadap situasi, konspirasi ini digagalkan,” imbuhnya.

Menurut al-Zamili, dari pembicaraan dengan PM Irak Mustafa al-Kadhimi, bisa disimpulkan bahwa ia menyadari bahaya mendatang dan kondisi saat ini. Petinggi kelompok Sadr ini berpendapat, rencana-rencana jahat ini bisa diatasi dengan memperkuat perangkat-perangkat keamanan.

“Ulama rujukan di Najaf adalah faktor penenang, begitu pula keberadaan Moqtada Sadr yang dicintai khalayak dan memiliki pengaruh. Kedua tokoh ini sama-sama berusaha untuk mencegah timbulnya kerusuhan di negara ini,” tandas al-Zamili.

Perwakilan dari marji’, Hujjatul Islam Mahdi al-Karbalai dalam khotbah-khotbahnya juga menekankan agar rakyat Irak menjaga persatuan dalam praktik, bukan hanya dalam ucapan.

Al-Karbalai mengatakan, ”Ayatullah Sistani menentang siapa pun yang pembicaraannya mengarah kepada radikalisme.”

Seorang petinggi Aliansi Nasr, Aqil al-Rudayni juga mengatakan, banyak musuh Irak berusaha menyeret negara ini menuju perang saudara.

“Ketika basis-basis al-Hashd al-Shaabi diserang, juga tindak kriminal yang dilakukan secara sporadis, semua ini adalah rencana untuk menjerumuskan Irak ke perang saudara atau perang Syiah vs Syiah,” tutur al-Rudayni.

Kepala al-Hashd al-Shaabi pada Senin malam lalu menyatakan, PM Irak mendukung organisasi ini dan memandunya dari sisi militer. Ia menegaskan, tidak ada permusuhan antara al-Kadhimi dan al-Hashd al-Shaabi.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *