Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Wapres AS Ancam Rusia dengan Aksi Militer

Wapres AS Ancam Rusia dengan Aksi Militer

POROS PERLAWANAN – Wapres AS, James David Vance dalam wawancara dengan Wall Street Journal mengatakan, jika tawaran perdamaian ditolak Moskow, ada kemungkinan AS akan menjatuhkan sanksi atas Rusia atau melakukan aksi militer terhadapnya.

Dikutip Fars dari Kantor Berita Reuters, Vance berkata bahwa Washington bisa menggunakan “opsi ekonomi” atau “opsi militer” terhadap Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Sembari menegaskan “kemerdekaan” Ukraina, Wapres AS berkata bahwa jika Moskow tidak bersedia menghadiri perundingan damai dengan itikad baik, opsi pengiriman pasukan AS ke Ukraina masih tetap berada di atas meja.

Padahal sebelum ini, Presiden AS, Donald Trump berulang kali menyatakan pentingnya mengakhiri konflik di Ukraina dan mewujudkan gencatan senjata. Namun tampaknya Wapres AS mengambil sikap yang lebih keras dibanding Trump.

Pada Rabu 12 Februari lalu, Trump berbincang dengan Putin dan Presiden Ukraina, Volodymir Zelensky secara terpisah. Presiden AS berbicara dengan mereka terkait perang di Ukraina. Trump menginstruksikan para pejabat AS untuk memulai perundingan guna mengakhiri perang Ukraina yang telah berjalan selama 3 tahun.

Perang di Ukraina dimulai menyusul upaya Kiev untuk bergabung dengan NATO. Namun sekarang ini, di saat ada rumor berhembus terkait dimulainya perundingan gencatan senjata, Ukraina bukan hanya belum bergabung dengan NATO, bahkan justru kehilangan sekitar 20 persen wilayahnya.

Dengan melihat keunggulan Rusia di medan perang, kawasan-kawasan tersebut bisa saja diserahkan kepada Moskow jika perundingan damai dilangsungkan.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *