Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

42 Partai Politik Mesir Tolak Pernyataan Ngawur Trump Terkait Pemindahan Warga Gaza

POROS PERLAWANAN – Koalisi 42 partai politik di Mesir dengan tegas menolak pernyataan ngawur Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang menyarankan pemindahan warga Gaza ke negara lain. Mereka menegaskan bahwa sikap Mesir tetap konsisten dalam menolak upaya penghapusan isu Palestina serta segala bentuk pemindahan paksa penduduk Gaza.

Ketua Partai Irada Jil sekaligus Sekretaris Jenderal Koalisi Partai Mesir, Taisir Matar, pada Senin 27 Januari menyatakan bahwa pernyataan Trump tidak dapat diterima dan bertentangan dengan prinsip-prinsip Mesir dalam mendukung hak-hak rakyat Palestina. “Perbatasan Mesir adalah garis merah bagi kami,” ujar Matar, menegaskan posisi negaranya yang tidak akan berkompromi terhadap isu ini.

Ia menambahkan bahwa sikap Mesir terhadap Palestina tidak berubah, yakni menentang segala upaya penghapusan isu Palestina serta rencana pemindahan paksa warga Gaza. “Mesir terus mendukung penyelesaian konflik melalui solusi dua negara dengan mendirikan negara Palestina merdeka yang beribukota di Yerusalem Timur berdasarkan perbatasan tahun 1967,” lanjutnya.

Matar juga menegaskan bahwa pernyataan Trump sepenuhnya ditolak dan tidak mengikat bagi Mesir. “Kami menegaskan hak rakyat Palestina untuk hidup dengan aman dan damai di tanah mereka sendiri, sebagaimana yang diakui oleh hukum dan peraturan internasional,” katanya.

Lebih lanjut, ia memperingatkan setiap upaya untuk menghapus isu Palestina akan berdampak buruk pada stabilitas Kawasan. Menurutnya, Mesir secara konsisten menolak semua rencana yang bertujuan memindahkan warga Palestina dari tanah mereka, karena hal tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan dapat menghancurkan prospek solusi dua negara.

Sebelumnya, Trump menyatakan bahwa Gaza telah menjadi puing-puing akibat konflik, dan ia lebih memilih agar negara-negara Arab berpartisipasi dalam menyediakan tempat tinggal bagi warga Gaza yang dipindahkan. Ia juga meminta Mesir dan Yordania untuk menampung lebih banyak pengungsi Palestina.

“Yordania, Mesir, dan negara-negara Arab lainnya seharusnya menerima lebih banyak pengungsi Palestina dari Gaza untuk memungkinkan ‘pembersihan’ wilayah tersebut yang telah hancur akibat perang,” ujar Trump dalam pernyataannya.

Pernyataan tersebut memicu kecaman dari berbagai pihak, termasuk dari Mesir, yang menegaskan bahwa hak rakyat Palestina untuk tetap tinggal di tanah mereka adalah hal yang tidak dapat diganggu gugat.

Tags: