Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Sesuai Instruksi IDF, Ini 8 Topik yang Harus Disensor Media-media Israel

Ini 8 Topik yang Harus Disensor Media-media Israel

POROS PERLAWANAN– Situs Intercept melaporkan, Badan Sensor Militer Israel memberikan instruksi-intruksi yang mesti dipatuhi media-media Rezim Zionis untuk menyensor liputan berita tentang perang di Gaza. Berdasarkan instruksi ini, media-media dilarang membahas 8 topik sebelum kontennya dikaji lebih dahulu oleh Badan Sensor.

Diberitakan Mehr, Intercept dalam laporan eksklusifnya mengaku telah mendapatkan dokumen yang dibuat oleh Kepala Divisi Sensor Militer IDF. Dokumen itu menyebut 8 topik terlarang untuk liputan berita.

Kendati dokumen tersebut tidak bertanggal, namun dilabeli sebagai beriku: “Instruksi Kepala Pengawasan Media Israel dalam Operasi Pedang Besi.” Dokumen ini diteken oleh Jenderal Kobi Mandelblit selaku Kepala Divisi Sensor dan Pengawasan IDF.

“Pedang Besi” adalah nama yang disematkan Rezim Zionis kepada perang yang dimulai Tel Aviv setelah Operasi Badai al-Aqsa pada 7 Oktober silam.

Berikut ini adalah topik-topik yang dilarang dalam liputan berita perang di Gaza:

Pertama, membahas masalah tawanan dan memberikan detail pribadi atau segala informasi terkait cara penawanan, kondisi perawatan, atau sikap Rezim Zionis soal perundingan pembebasan tawanan.

Kedua, memberikan rincian operasi militer, basis pasukan, kawasan berkumpulnya pasukan, dan jalur operasional IDF. Media juga dilarang memublikasikan segala foto atau video yang bisa mengungkap informasi tentang serdadu Israel.

Ketiga, memublikasikan semua foto atau laporan tentang sistem pertahanan rudal Israel.

Keempat, memberikan informasi inteljjen tentang kekuatan faksi-faksi Perlawanan atau motif mereka, dan rincian terkait sistem persenjataan yang digunakan IDF atau senjata-senjata yang jatuh ke tangan musuh.

Kelima, memublikasikan berita tentang serangan rudal Perlawanan dan hancurnya infrastruktur vital di Tanah Pendudukan, seperti stasiun pembangkit energi, fasilitas air dan gas, pusat transportasi, pangkalan militer, pabrik-pabrik, dan tempat-tempat vital lainnya.

Keenam, serangan elektronik yang dilancarkan terhadap sistem keamanan Israel atau berita terkait serangan siber Tel Aviv kepada pihak lain.

Ketujuh, memublikasikan berita tentang kunjungan Otoritas Zionis ke kawasan-kawasan perang selama mereka masih berada di sana.

Kedelapan, memublikasikan berita terkait Kabinet Perang Israel atau informasi tentang perundingan yang dibahas dalam rapat Kabinet Perang.

Mengutip dari seorang pakar Israel, Intercept menulis bahwa sebelum ini, belum pernah ada pembatasan dan instruksi seketat ini dari pihak Dewan Pengawasan Militer atas media.

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *