Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Tanggapi Tudingan Perekrutan Warga Iran untuk Meneror Petinggi Israel. Wakil Iran di PBB: Tidak Logis dan Rasional!

Iran Tanggapi Klaim Perekrutan Warga Iran untuk Meneror Petinggi Israel

POROS PERLAWANAN- Wakil Iran di PBB merespons klaim bahwa orang-orang Iran direkrut untuk meneror para petinggi Rezim Zionis.

Diberitakan al-Alam, Wakil Iran di New York menjawab pertanyaan media AS soal ini dengan mengatakan,”Klaim ini tidak berdasar. Dari sisi logika, laporan ini juga mustahil benar. Sebab normalnya, lingkaran kecurigaan Rezim Zionis pertama-tama akan tertuju kepada orang yang berdarah Iran, dan setelah itu, orang-orang Muslim. Sebab itu, secara rasional, (jika memang ingin meneror pejabat Israel) seharusnya Badan Intelijen Iran merekrut orang-orang yang tidak berdarah Iran atau non-Muslim.”

Baru-baru ini, Badan Keamanan Domestik Israel (Shin Bet) dalam statemennya mengeklaim, Iran terus meningkatkan upaya untuk meneror para petinggi Rezim Zionis di Tanah Pendudukan. Shin Bet mengaku telah berhasil menggagalkan sejumlah upaya teror tersebut.

Dalam statemen Shin Bet disebutkan,”Dalam beberapa pekan terakhir, Shin Bet menyaksikan upaya Iran yang kian intensif untuk melancarkan teror terhadap target-target di Israel. Sehubungan dengan ini, Shin Bet telah mengambil tindakan-tindakan yang sangat penting. Sebagian dari tindakan-tindakan tersebut sudah siap untuk dieksekusi.”

Sementara itu, situs el-Nashra melaporkan bahwa Ketua Parlemen Lebanon, Nabih Berri membantah keras klaim yang dinisbatkan Washington Post kepada dirinya.

Berri menyatakan bahwa jurnalis Washington Post bertanya kepadanya apakah Iran memberikan bantun dana kepada Hizbullah. Dia menjawab, itu hal yang sudah jelas, sama seperti kalian (AS) memberikan sokongan dana untuk Israel.

Namun Washington Post memberitakan jawaban Berri dengan narasi anti-Iran berikut ini:”Saya tidak mengingkari bahwa Iran membantu Hizbullah. Bahkan Hizbullah sendiri telah mengumumkannya. Namun jika AS membantu Lebanon, kami tidak akan menerima perintah Iran lagi!”

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *