Loading

Ketik untuk mencari

Irak Suriah

Sekjen Kataib Syuhada Irak Ultimatum Turki-Israel: Suriah Takkan Jadi ‘Tempat Pembuangan Sampah-sampah Manusia’ Kalian Lagi

Ultimatum Sekjen Kataib Syuhada Irak kepada Turki-Israel: Suriah Takkan Jadi Tempat Pembuangan Sampah-sampah Manusia Kalian Lagi

POROS PERLAWANAN – Sekjen Kataib Sayyid al=Syuhada Irak, Abu Alaa al-Walai menujukan pesan kepada Pemerintah Turki melalui medsos X. Dalam pesan tersebut, Abu Alaa menegaskan bahwa Perlawanan “siap menghabisi rencana-rencana jahat Turki.”

“Di saat rakyat Turki berada dalam kondisi sulit dari sisi ekonomi, Pemerintah Turki bersikeras melibatkan mereka dalam berbagai perang sia-sia yang sama sekali tidak berkaitan dengan mereka. Jatuhnya nilai mata Lira Turki telah menyeret ekonomi negara tersebut ke jurang kehancuran. Namun meningkatnya skala transaksi dagang antara Irak dan Turki telah mengurangi beratnya krisis ekonomi tersebut. Ini merupakan penyelamat bagi ‘tetangga yang tak tahu berterima kasih ini’”, cuit Abu Alaa, diberitakan Fars.

“Meski demikian, Erdogan masih saja bermain-main dengan masa depan politiknya. Dia menyangka bahwa dengan tindakan ini, ia akan menjadi bagian dari ‘Timur Tengah Baru’ yang dijanjikan oleh sekutu rahasianya, Benyamin Netanyahu.”

“Hal yang mesti diketahui oleh semua pihak, terutama Pemerintah Turki dan Israel, adalah bahwa Suriah tidak akan menjadi tempat pembuangan sampah-sampah manusia mereka lagi. Sebagaimana kami kemarin telah terbebas dari rencana-rencana jahat kalian, hari ini kami siap dengan tekad lebih kuat dan iman lebih dalam.”

Setelah masa relatif tenang selama 4 tahun, kelompok-kelompok teroris Suriah  kembali melancarkan serangan besar-besaran di Provinsi Idlib dan barat Provinsi Aleppo pada Rabu 27 November silam. Hingga siang kemarin, mereka dikabarkan berhasil menduduki puluhan desa dan kawasan serta beberapa sektor di Aleppo.

Harian Lebanon, al-Akhbar dalam laporannya menyatakan,”Terlepas dari berbagai narasi terkait sumber-sumber dana dan persenjataan, kelompok-kelompok teroris ini tidak akan pernah keluar dari instruksi-instruksi Turki. Mana mungkin mereka mengambil keputusan mandiri tanpa terhubung dengan penyokong utama mereka, yaitu Turki?”

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *