Loading

Ketik untuk mencari

Suriah

Israel Kendalikan Raja Yordania di Tel Aviv: Model Ideal untuk Damaskus

POROS PERLAWANAN – Saat Israel semakin memperluas kendalinya atas wilayah Suriah dan merancang rencana pemecahan negara tersebut, kini Tel Aviv secara terbuka menyatakan bahwa Suriah harus menjadi sekutu yang tunduk, seperti Yordania.

Dalam sebuah pernyataan mengejutkan, Boaz Bismuth, Ketua Komite Keamanan di Knesset Israel, menyatakan bahwa Suriah harus bergantung pada Tel Aviv seperti halnya Yordania.

“Seperti bagaimana kami dapat membangunkan Raja Yordania dari tempat tidurnya kapan pun kami ingin memberi perintah, Damaskus juga harus sepenuhnya berada di bawah kendali Israel,” ungkapnya pada hari Sabtu (9/3), menukil laporan Farsnews Agency.

Israel dan Rencana Pasca-Bashar Assad

Sejak kejatuhan pemerintahan Suriah sebelumnya, Israel telah memanfaatkan kelemahan dan ketergantungan kelompok pemberontak Takfiri yang menguasai negara tersebut. Dalam kondisi ini, Tel Aviv melakukan serangan udara besar-besaran terhadap berbagai infrastruktur militer dan sipil Suriah dalam hitungan hari.

Israel juga dengan tegas menyatakan bahwa mereka tidak akan membiarkan Suriah membangun kembali kekuatan militernya dan akan terus memastikan negara tersebut tetap lemah dan terkendali.

Skema Israel untuk Suriah yang “Tunduk”

Dalam kelanjutan pernyataannya, Boaz Bismuth menekankan bahwa pemerintahan baru Suriah pasca-Bashar Assad harus beroperasi dengan model yang sama seperti Yordania, yaitu tanpa kekuatan militer signifikan.

“Pemerintah baru Suriah harus dilucuti senjatanya, sebagaimana Yordania. Sementara itu, Mossad akan bertanggung jawab untuk mengeliminasi siapa pun di Suriah yang mencoba bertindak melawan Israel,” tambahnya.

Pernyataan ini semakin menegaskan ambisi Israel untuk mendikte masa depan politik dan militer Suriah, di mana rezim Zionis ingin memastikan bahwa tidak ada kekuatan di Suriah yang dapat mengancam kepentingannya.

Dinamika Geopolitik: Kendali Israel atas Yordania dan Ancaman bagi Suriah

Israel selama ini memiliki pengaruh besar atas Yordania, baik dari segi politik maupun keamanan. Pernyataan Boaz Bismuth menunjukkan bahwa Tel Aviv ingin menerapkan model kendali yang sama terhadap Suriah.

Dengan terus melemahkan Suriah secara militer dan menciptakan ketergantungan politik, Israel berupaya menjadikan Damaskus sebagai negara yang tunduk sepenuhnya pada kepentingan Tel Aviv, serupa dengan bagaimana mereka memengaruhi kebijakan Amman.

Masa Depan Suriah dalam Bayang-bayang Israel

Pernyataan dari pejabat senior Israel ini mencerminkan strategi jangka panjang Tel Aviv untuk mengontrol dinamika politik dan keamanan di kawasan. Dengan terus menekan Suriah melalui serangan militer dan ancaman terhadap pemimpin potensial di negara itu, Israel ingin memastikan bahwa Suriah tidak akan pernah menjadi kekuatan independen di Timur Tengah.

Sementara komunitas internasional terus memantau situasi di Suriah, masa depan Damaskus akan sangat bergantung pada bagaimana negara itu menghadapi tekanan Israel dan mempertahankan kedaulatannya.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *