Yaman: Kami Punya Banyak Pilihan, Balasan terhadap Amerika akan Sangat Menyakitkan
POROS PERLAWANAN – Hamid Asim, salah satu pemimpin gerakan Ansharullah, menegaskan bahwa Yaman tidak akan pernah mundur dari komitmennya untuk mendukung Gaza. Ia menyatakan, “Kami memiliki banyak pilihan untuk merespons agresi yang dilakukan Amerika, dan tanggapan kami terhadap tindakan tersebut akan sangat menyakitkan.”
Pernyataan tersbut adalah bagian dari serangkaian reaksi pejabat dan tokoh Yaman terkait serangan brutal yang dilancarkan oleh Amerika Serikat terhadap sejumlah pusat sipil di Yaman, sebagai upaya Washington untuk mendukung rezim Zionis dan kejahatannya di Gaza.
Hamid Asim, yang sebelumnya turut serta dalam delegasi perunding Yaman, dalam pernyatannya menegaskan bahwa Yaman memiliki banyak opsi dalam menghadapi agresi AS, dan respons yang akan diberikan oleh Yaman akan sangat berarti dan menyakitkan.
Dalam wawancaranya dengan Al Jazeera pada Senin (17/3), Asim menjelaskan, “Agresi Amerika terhadap beberapa provinsi di Yaman adalah serangan yang sangat brutal, yang secara langsung menargetkan kawasan sipil dan menyebabkan kematian serta cedera pada puluhan anak-anak Yaman yang tidak bersalah, bahkan di dalam rumah mereka sendiri.”
Ia menambahkan, “Tujuan Amerika dalam agresi ini adalah untuk memperkuat posisi rezim Zionis dan mencegah Yaman untuk terus melaksanakan perannya dalam mendukung rakyat Gaza. Namun, tujuan itu tidak akan pernah tercapai. Kami yakin bahwa Amerika tidak akan pernah berhasil dalam upaya ini. Posisi kami dalam mendukung rakyat Gaza adalah sebuah kewajiban yang bersifat agama, nasional, dan etnis.”
Asim melanjutkan, “Kami sangat bangga dengan posisi ini, meski kami menyadari bahwa kami akan membayar harga yang sangat tinggi untuk mempertahankannya. Namun, dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina, segala kesulitan akan terasa ringan bagi kami. Tidak ada kemungkinan bagi Yaman untuk mundur dari kedudukan terhormat ini.”
Terkait dengan langkah-langkah yang akan diambil Yaman untuk menanggapi perkembangan terbaru, termasuk agresi Amerika, Asim menjelaskan, “Tanggapan yang akan kami berikan terhadap agresi ini akan sangat menyakitkan, namun cara kami meresponsnya sepenuhnya tergantung pada keputusan komando militer kami.”
“Kami memantau setiap perkembangan dengan penuh perhatian dan percaya bahwa Angkatan Bersenjata Yaman akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menghadapi agresi Amerika, baik di laut maupun di darat, khususnya di lokasi-lokasi yang menjadi titik lepas landas pesawat-pesawat tempur musuh.”
“Kami akan memberikan respons yang setimpal terhadap setiap agresi yang dilakukan oleh Amerika, dan kami memiliki banyak pilihan dalam menghadapi tantangan ini,” tegasnya.
