Hizbullah Lebanon: Hanya Ada 2 Opsi, Berjuang Melawan Agresi AS-Israel atau Tunduk pada Rencana Musuh
POROS PERLAWANAN – Hizbullah Lebanon mengeluarkan pernyataan yang mengutuk serangan Militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Suriah, Yaman, Gaza, dan Lebanon.
Menurut laporan Al-Mayadeen pada Kamis 3 April, Hizbullah menyatakan bahwa serangan-serangan ini merupakan bagian dari strategi jahat Amerika dan Zionisme untuk memperluas hegemoni mereka di Kawasan.
Hizbullah menegaskan bahwa tindakan-tindakan tersebut tidak hanya melanggar kedaulatan negara-negara yang diserang, tetapi juga mengancam stabilitas dan keamanan regional.
Dalam pernyataannya, Hizbullah menegaskan: “Serangan-serangan ini adalah kelanjutan dari perang yang dilancarkan oleh poros jahat Amerika dan Zionisme terhadap negara-negara di Kawasan. Tindakan ini bertujuan untuk memperkuat kepentingan rezim Zionis serta menekan negara-negara lain agar tunduk pada hegemoninya.”
Hizbullah juga menyoroti serangan berulang Israel terhadap Suriah, dengan menyatakan bahwa tindakan tersebut bertujuan untuk melemahkan negara itu dan mencegah kebangkitannya.
“Serangan berulang terhadap Suriah merupakan pelanggaran nyata terhadap kedaulatan negara tersebut dan upaya untuk menghalangi kebangkitannya,” tegas pernyataan itu.
Selain itu, Hizbullah memuji keberanian rakyat Suriah dalam menghadapi agresi Zionis.
“Konfrontasi heroik rakyat Suriah terhadap infiltrasi Zionis, meskipun menyebabkan syahid dan korban luka, menunjukkan bahwa semangat perlawanan tetap hidup di antara rakyat Suriah dan bahwa mereka tidak akan menyerah kepada penjajah.”
Lebih lanjut pernyataan tersebut juga menyoroti agresi militer Amerika terhadap Yaman, dengan menegaskan bahwa serangan tersebut bertujuan untuk menghambat dukungan Yaman terhadap perlawanan Palestina.
“Serangan yang terus berlanjut terhadap Yaman dan pembantaian terhadap rakyatnya merupakan upaya yang sia-sia untuk menghentikan dukungan mereka terhadap Gaza dan perjuangan Palestina,” tegas Hizbullah.
Hizbullah menyoroti penderitaan rakyat Palestina di Gaza yang terus menghadapi perang genosida di depan mata komunitas internasional.
“Meskipun Israel terus melakukan serangan brutal, mereka tetap gagal mematahkan semangat perlawanan Palestina. Tekad mereka untuk terus bertahan dan berjuang tidak akan pernah pudar.”
Hizbullah juga mengecam tekanan Amerika terhadap Lebanon serta agresi berkelanjutan Israel terhadap negara tersebut. Organisasi ini menyerukan kepada negara-negara di Kawasan untuk bersatu menghadapi ancaman bersama ini.
Dalam bagian akhir pernyataannya, Hizbullah menegaskan bahwa hanya ada dua pilihan: “Kita harus melawan agresi ini atau menyerah pada rencana musuh, yang hanya ingin mendominasi bangsa-bangsa dan menguasai sumber daya mereka.”
Sebagai penutup, Hizbullah kembali mengutuk kejahatan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel, serta menyatakan dukungan penuh terhadap perjuangan rakyat Suriah, Yaman, dan Palestina. Hizbullah juga menyerukan kepada semua pencinta kebebasan di dunia untuk bersuara menentang agresi ini dan meningkatkan tekanan pada komunitas internasional agar segera menghentikan kekejaman tersebut.
