Media Ibrani: Mossad Telah Memasuki Fase Operasi Pembunuhan Pemimpin Ansharullah dan Pejabat Tinggi Yaman
POROS PERLAWANAN – Sebuah media berbahasa Ibrani mengeklaim bahwa seorang pejabat tinggi Ansharullah tewas di Sanaa, Yaman. Beberapa laporan yang beredar menyebutkan bahwa Badan Intelijen Israel, Mossad, terlibat dalam pembunuhan tersebut.
Menurut laporan yang disiarkan oleh saluran TV Israel Channel 14 pada Kamis 3 April, dalam sebuah siaran berita yang diterbitkan sore hari ini, disebutkan bahwa operasi teroris yang terjadi malam sebelumnya di Ibu Kota Yaman, Sanaa, kemungkinan besar direncanakan dan dilaksanakan oleh Mossad.
Laporan tersebut menyatakan bahwa setelah serangan udara AS terhadap berbagai target di Yaman, informasi mengenai pembunuhan ini baru dirilis pada Kamis pagi. Wakil Asisten Menteri Dalam Negeri Yaman dilaporkan tewas akibat ledakan bom yang terjadi di dalam mobilnya.
Media berbahasa Ibrani tersebut melaporkan bahwa informasi yang diperoleh menunjukkan mobil yang dikendarai oleh individu yang dikenal dengan nama Abu Ayham, tidak menjadi sasaran serangan udara, melainkan dihancurkan oleh bom yang ditanam di dalam mobil tersebut.
Taktik semacam ini, yang dikenal sebagai serangan dengan perangkat peledak tersembunyi, adalah metode yang sangat dikuasai oleh Mossad. Hal ini memunculkan pertanyaan: apakah Mossad telah memulai operasi pembunuhan terbarunya di Yaman?
