Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Media AS: Laut Merah Jadi Panggung Kekuatan Yaman

Firma Konsultan Strategis Terkemuka Inggris: Yaman adalah ‘Lubang Hitam’ bagi Barat dan Rezim Zionis

POROS PERLAWANAN — Media Amerika, The New York Sun menyoroti realitas baru di Laut Merah: kawasan itu bukan lagi sekadar jalur pelayaran internasional, melainkan arena unjuk kekuatan Militer Yaman dalam menghadapi Israel, Amerika Serikat, dan sekutu-sekutunya.

Mengutip laporan dari jaringan Al-Masirah pada Senin 28 Juli, New York Sun menyatakan bahwa setelah berbulan-bulan menyatakan perang terhadap entitas Zionis dan para pendukungnya, Yaman telah berhasil mengubah Laut Merah menjadi medan konfrontasi militer tingkat tinggi.

Aksi Udara Gagal, Yaman Makin Berani

Surat kabar tersebut secara terang-terangan menyebut bahwa aksi udara Amerika Serikat gagal total dalam mengekang kekuatan Militer Yaman. Sebaliknya, upaya tersebut justru memperkuat keberanian dan determinasi mereka di medan tempur.

“Yang paling membuat gelisah para pejabat intelijen dan Angkatan Laut AS adalah meningkatnya kecanggihan dalam serangan-serangan Yaman”, tulis New York Sun.

Para analis militer yang dikutip media tersebut menilai bahwa serangan-serangan Yaman tidak lagi bersifat reaktif atau simbolik, melainkan mencerminkan pergeseran strategis yang matang dan terukur. Serangan tersebut dirancang untuk memberikan tekanan langsung terhadap arteri vital ekonomi dan logistik musuh.

“Orang Yaman Tidak Mudah Dihentikan”

Mantan duta besar Inggris untuk Yaman, yang juga dikutip dalam laporan tersebut, memperingatkan: “Orang Yaman tidak mudah dihentikan. Mereka berdiri teguh dan terlihat tak terkalahkan.”

Sementara itu, Direktur Program Timur Tengah di Defense Priorities Institute, sebuah lembaga kajian kebijakan pertahanan di AS, memberikan pandangan yang tajam dan gamblang:

“Solusi nyata terhadap krisis Laut Merah bukanlah lebih banyak rudal atau jet tempur, melainkan menekan Israel untuk menghentikan perangnya terhadap Gaza.”

Kemenangan Simbolik dan Strategis

Laporan ini menjadi indikator kegagalan narasi Barat yang mencoba memojokkan Yaman sebagai aktor “pengganggu stabilitas regional”. Kenyataannya, kekuatan rakyat bersenjata yang lahir dari penderitaan panjang dan blokade brutal justru berhasil menciptakan realitas geopolitik baru di Kawasan.

Laut Merah kini bukan lagi wilayah yang bisa dimonopoli oleh kapal induk atau armada Barat, melainkan medan di mana keberanian, kecanggihan, dan perlawanan rakyat Yaman mengubah jalannya sejarah.

Tags: