Spanyol: Semua Perjanjian dengan Israel Harus Ditangguhkan
POROS PERLAWANAN — Wakil Perdana Menteri Spanyol menyerukan penangguhan seluruh perjanjian dengan Israel, dengan alasan bahwa kerja sama dengan perusahaan Israel sama saja dengan mendukung ekonomi yang didasarkan pada “genosida”.
“Semua perjanjian dengan Israel harus ditangguhkan, dan Uni Eropa harus segera berhenti membeli senjata darinya,” ujar Wakil Perdana Menteri Spanyol, pada Sabtu 16 Agustus, dikutip Al Jazeera.
Pernyataan itu muncul di tengah meningkatnya kritik internasional terhadap operasi militer Israel di Gaza. Minggu lalu, Menteri Luar Negeri Spanyol, José Manuel Álvarez juga menuntut Uni Eropa mengambil langkah tegas untuk menghentikan eskalasi kekerasan.
“Kita tidak bisa tinggal diam menghadapi gelombang baru pendudukan militer dan kelaparan yang dilakukan Israel,” kata Álvarez dalam pidatonya.
Ia menegaskan bahwa sudah saatnya Uni Eropa mengikuti langkah Spanyol dalam mengakui negara Palestina. “Pengakuan Palestina bukan hanya keputusan politik, melainkan kebutuhan moral untuk menghentikan siklus kekerasan,” tegasnya.
Dengan pernyataan terbaru ini, Pemerintah Spanyol memperkuat posisinya sebagai salah satu suara paling keras di Eropa dalam mendesak perubahan kebijakan Uni Eropa terhadap Israel.
