Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

CNN: Bahasa Tubuh Trump–Putin di Alaska Tidak Menunjukkan Ketegangan

POROS PERLAWANAN— Jaringan berita CNN pada Jumat 15 Agustus melaporkan bahwa momen pembukaan pertemuan antara Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan Presiden Rusia, Vladimir Putin di Alaska tidak memperlihatkan tanda-tanda ketegangan.

Dalam analisis awalnya, CNN menyoroti bahasa tubuh kedua pemimpin yang justru terlihat ramah. “Putin tersenyum sambil menatap keluar jendela limusin lapis baja Trump saat melintas di depan kamera di landasan pacu bandara”, tulis CNN.

Saat berjalan di karpet merah, Putin disambut Trump dengan tepukan tangan dan ucapan selamat datang kembali ke Amerika setelah 10 tahun. Keduanya kemudian berjabat tangan, berjalan berdampingan menuju kendaraan, lalu duduk di kursi masing-masing dengan senyum singkat, meski ekspresi Trump terlihat lebih datar.

CNN juga menekankan detail bahasa tubuh Putin yang dikenal sebagai cerminan mentalitasnya. “Putin biasanya duduk dengan gaya khas, sementara Trump sering bersandar sebagai tanda ketidakpedulian. Namun kali ini, Putin tidak membungkuk. Ia sedikit mencondongkan tubuh ke depan, menggenggam tangannya, dan memulai pertemuan di tengah sorotan kamera serta teriakan wartawan, tanpa memberi respons”, tulis jaringan itu.

Media Rusia melaporkan bahwa pembicaraan bilateral telah berlangsung lebih dari satu jam sejak dimulai, dengan kedua pihak menolak memberikan komentar kepada wartawan.

Pertemuan di Alaska itu juga dihadiri oleh pejabat tinggi dari kedua negara. Menurut Sputnik, delegasi Rusia mencakup Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov, Penasihat Presiden Yuri Okashov, Menteri Pertahanan Andrei Belavezov, Menteri Keuangan Anton Silvanov, serta Perwakilan Khusus Kirill Dmitriev.

Sementara itu, delegasi Amerika Serikat terdiri atas Menteri Luar Negeri Marco Rubio, Menteri Keuangan Scott Besant, Menteri Perdagangan Howard Lutnick, Direktur Intelijen Nasional John Ratcliffe, dan Perwakilan Khusus Steve Witkoff.

Gedung Putih menyatakan delegasi AS berjumlah 16 pejabat, termasuk Menteri Pertahanan, Pete Hegsett yang sebelumnya tidak tercantum dalam daftar resmi, namun ikut hadir setelah diterbangkan ke pangkalan Alaska.

Tags: