Brigade al-Qassam: Jika Operasi Dimulai, Israel Tidak Bakal Dapatkan Tawanannya, Hidup atau Mati
POROS PERLAWANAN – Sayap militer Hamas, Brigade Izzuddin al-Qassam dalam pernyataan resmi mengumumkan, Militer Israel dalam perang versus Perlawanan Palestina di Gaza akan menghadapi perlawanan yang keras. Al-Qassam menyatakan, pihaknya siap menjadikan tentara musuh sebagai target operasi besar-besaran.
Dilansir Fars, Rezim Zionis pada Senin 15 September lalu mengumumkan bahwa mereka telah memulai serangan darat besar-besaran untuk menduduki Gaza. Operasi ini dimulai setelah kunjungan Menlu AS Marco Rubio ke Quds. PM Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa tujuan serangan ini adalah untuk menghancurkan Hamas.
Meski demikian, al-Qassam dalam pernyataannya menegaskan bahwa Gaza akan diubah menjadi kuburan bagi tentara Rezim Pendudukan. “ Kami mengatakan kepada pimpinan militer dan politik musuh: Gaza tidak akan menjadi mangsa mudah bagi tentara lemah kalian. Kami tidak takut kepada kalian dan siap untuk mengirim nyawa prajurit kalian ke neraka. Kami telah mempersiapkan pasukan dari pejuang berani syahid, ribuan penyergapan, dan bom yang dirancang secara teknis untuk kalian. Gaza akan menjadi kuburan pasukan kalian,” tandas al-Qassam dalam statemennya.
“Kalian telah terlibat dalam perang yang sangat brutal, yang akan disertai dengan jumlah korban tewas dan tawanan yang lebih besar bagi kalian. Kami telah melatih para pejuang kami untuk menanam bom di kabin kendaraan-kendaraan kalian. Buldoser serta mesin-mesin kalian juga akan menjadi target khusus para pejuang kami, yang akan menyebabkan jumlah tawanan kalian bertambah.”
“Tawanan kalian tersebar di berbagai wilayah Kota Gaza. Selama Netanyahu memutuskan untuk membunuh mereka, kami tidak akan melindungi nyawa mereka. Dimulainya dan meluasnya operasi keji ini berarti bahwa tidak ada tawanan, baik yang hidup maupun yang mati, yang akan menjadi milik kalian. Nasib mereka semua akan sama seperti nasib Ron Arad”.
