Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Wall Street Journal: Trump Ragukan Kemampuannya Gulingkan Maduro

POROS PERLAWANAN — Menurut sumber-sumber di Amerika Serikat, Donald Trump bersikap hati-hati terhadap usulan serangan udara yang menargetkan instalasi militer Venezuela. Ia khawatir tindakan militer semacam itu justru akan memperburuk ketegangan dan mendorong Caracas semakin dekat dengan Moskow dan Beijing.

Dikutip dari Kantor Berita Tasnimnews pada Kamis 6 November, surat kabar The Wall Street Journal melaporkan, mengutip sejumlah pejabat Amerika Serikat bahwa Presiden AS, Donald Trump berhati-hati menanggapi usulan para penasihat seniornya untuk melancarkan operasi militer guna menggulingkan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro.

Menurut laporan tersebut, Trump khawatir aksi militer tidak akan cukup untuk memaksa Maduro mundur, dan malah dapat mempertinggi ketegangan serta mempererat hubungan Venezuela dengan Rusia dan Tiongkok. Berdasarkan wawancara dengan lima pejabat senior Pemerintahan Trump, laporan itu menggambarkan meningkatnya ketidakpastian di Gedung Putih mengenai langkah terbaik dalam menangani krisis Venezuela, meskipun Washington masih mempertimbangkan opsi militer.

Beberapa penasihat Trump, menurut laporan itu, mengusulkan serangan udara terbatas terhadap fasilitas militer Venezuela. Secara resmi, operasi tersebut diklaim bertujuan memerangi perdagangan narkoba. Namun, sumber-sumber tepercaya menyebut tujuan sebenarnya adalah untuk meningkatkan tekanan agar Maduro mundur. Target potensial mencakup pelabuhan, bandara, dan pangkalan Angkatan Laut yang dikuasai militer Venezuela, yang dikaitkan dengan “Kartel Matahari”, jaringan perdagangan narkoba yang dituding berafiliasi dengan Pemerintahan Maduro.

Trump, bagaimanapun, memperingatkan para penasihatnya bahwa langkah semacam itu memiliki risiko besar, termasuk kemungkinan kegagalan menggulingkan Pemerintahan Maduro dan dampak diplomatik yang mungkin timbul. Para pejabat AS menyatakan belum ada kesepakatan di Washington mengenai tujuan akhir, apakah benar-benar ingin menggulingkan Maduro atau hanya memperketat tekanan ekonomi melalui sanksi. Untuk sementara, Trump memerintahkan agar operasi terbatas terhadap kapal-kapal yang diduga menyelundupkan narkoba di Samudra Pasifik tetap dilanjutkan.

The Wall Street Journal juga melaporkan bahwa Departemen Kehakiman AS telah diminta meninjau dasar hukum bagi kemungkinan penargetan langsung terhadap Maduro dan pejabat tinggi keamanan Venezuela. Rencana ini didasarkan pada pelabelan “narkoterorisme” terhadap Maduro dan jaringannya, yang dapat membuka jalan bagi tindakan militer tanpa memerlukan izin Kongres.

Sebelumnya, dalam wawancara dengan CBS, Trump menyebut perang skala penuh melawan Venezuela sebagai sesuatu yang “tidak mungkin”, sembari menegaskan bahwa “masa jabatan Maduro sebagai Presiden sudah dihitung”. Maduro menanggapi dengan menyebut langkah-langkah Washington sebagai “upaya nyata untuk mengganti rezim”, serta menyebutTrump berusaha mendominasi sumber daya minyak Venezuela.

Di bagian akhir laporannya, The Wall Street Journal menulis bahwa para analis memperingatkan: serangan militer apa pun dapat memicu gelombang migrasi baru dari Venezuela dan semakin memperumit kebijakan imigrasi Pemerintahan Trump.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *