Iran Eksekusi Agen Mossad yang Rekam Situs Militer dan Keamanan
POROS PERLAWANAN — Otoritas Iran melaksanakan hukuman mati terhadap Aqeel Keshavarz atas tuduhan spionase untuk rezim Zionis, kerja sama intelijen dengan Mossad dan militer Israel, serta perekaman lokasi militer dan keamanan strategis.
Melansir Kayhan pada Minggu (21/12), Pusat Media Kehakiman Iran menyatakan eksekusi dilakukan setelah putusan pengadilan memperoleh persetujuan Mahkamah Agung dan seluruh prosedur hukum terpenuhi.
Keshavarz ditangkap di Urmia setelah tertangkap merekam markas Divisi Infanteri setempat. Pemeriksaan ponsel dan tempat tinggalnya menemukan komunikasi dengan nomor Israel, dokumen berkode, serta catatan berisi nama dan alamat lembaga keamanan. Penyelidikan kemudian mengungkap kontak langsung terdakwa dengan Mossad dan militer Israel melalui dunia maya.
Menurut berkas perkara, Keshavarz mengaku telah menjalankan lebih dari 200 misi intelijen di sejumlah kota, termasuk Teheran, Isfahan, Urmia, dan Shahroud. Aktivitasnya meliputi pengambilan gambar target, pemantauan lalu lintas, survei lapangan, serta pengiriman informasi sensitif kepada petugas Mossad. Ia juga disebut menerima pembayaran dalam bentuk mata uang digital untuk setiap misi.
Penyelidikan turut mengungkap keterlibatan Keshavarz dengan kelompok MKO (Munafiqin Khalq) melalui media sosial serta latar belakang keluarga yang memiliki kecenderungan anti-pemerintah Iran.
Pengadilan menyatakan terdakwa secara sadar bekerja sama dengan dinas intelijen rezim Zionis dengan tujuan merugikan keamanan nasional Iran.
Berdasarkan pengakuan, bukti teknis, dan rekaman aktivitas intelijen, pengadilan menjatuhkan hukuman mati yang kemudian dieksekusi pada Sabtu pagi, 20 Desember 2025.
