Loading

Ketik untuk mencari

Yaman

Media Zionis: Dewan Transisi Yaman Selatan Berdialog dengan Israel untuk Dukungan Pemisahan

POROS PERLAWANAN — Media Zionis melaporkan adanya pembicaraan dan komitmen rahasia antara Dewan Transisi Yaman Selatan (STC) dan Rezim Pendudukan Israel, yang mencakup janji normalisasi penuh hubungan sebagai imbalan atas dukungan militer, keamanan, dan ekonomi bagi pemisahan Yaman selatan.

Menurut IRNA pada Selasa 23 Desember, mengutip situs Yaman September Net, laporan tersebut menyebutkan bahwa STC, yang didukung Uni Emirat Arab, telah mengusulkan pengakuan resmi terhadap Israel jika Tel Aviv mendukung pembentukan negara merdeka di Yaman selatan.

Lembaga Penyiaran Israel (KAN) mengutip sumber diplomatik yang dekat dengan kepemimpinan STC yang menyatakan bahwa Dewan tersebut meminta dukungan Israel untuk proyek pemisahan Yaman selatan. Sumber itu mengeklaim langkah tersebut dapat membentuk “agenda bersama” antara kedua pihak, termasuk kerja sama untuk pengamanan jalur laut di Teluk Aden dan Selat Bab al-Mandab.

Menurut laporan itu, STC memandang Israel sebagai mitra potensial dalam bidang militer, keamanan, dan ekonomi, dengan alasan adanya “musuh bersama”. Kontak antara kedua pihak disebut telah berlangsung dalam rangka mencari dukungan eksternal di luar kerangka politik domestik Yaman.

Pengungkapan ini muncul di tengah eskalasi militer STC di provinsi Abyan dan konsolidasi kekuasaannya di Aden, termasuk penguasaan sejumlah lokasi strategis. Laporan juga menyebutkan adanya penarikan pasukan yang didukung Arab Saudi dari wilayah tersebut, sementara STC menolak mundur dari area yang dikuasainya dalam perundingan terbaru dengan Riyadh.

Perkembangan ini terjadi di tengah meningkatnya persaingan pengaruh antara Arab Saudi dan Uni Emirat Arab di Yaman. Riyadh dilaporkan mendukung pasukan suku dan kelompok lokal, sementara UEA tetap menjadi pendukung utama STC.

Sejumlah media Zionis dan Barat menilai langkah STC ini mencerminkan upaya membangun koalisi regional yang sejalan dengan kepentingan Israel, khususnya terkait keamanan maritim di Bab al-Mandab. Beberapa laporan juga mengaitkan dukungan Abu Dhabi terhadap STC dengan proses normalisasi hubungan UEA–Israel.

Media-media tersebut turut merujuk pada pernyataan Ketua Dewan Transisi Yaman Selatan, Aidros al-Zubaidi, yang sebelumnya menyatakan keterbukaannya terhadap perjanjian normalisasi. Namun, laporan-laporan itu menegaskan bahwa langkah tersebut bertentangan dengan penolakan luas masyarakat Yaman terhadap normalisasi hubungan dengan Israel.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *