IRGC Luncurkan Gelombang ke-46 Operasi Janji Sejati 4, Sasar Titik Militer Israel dan Lokasi Tentara AS
POROS PERLAWANAN — Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) meluncurkan gelombang ke-46 Operasi Janji Sejati 4 pada Jumat malam 13 Maret. Serangan rudal tersebut menargetkan sejumlah titik Militer Israel serta lokasi yang disebut sebagai tempat berkumpul tentara Amerika di Wilayah Pendudukan.
Laporan Al Mayadeen menyebut IRGC menggunakan beberapa rudal berat dalam operasi tersebut, antara lain Khorramshahr, Khaibar Shekan, Emad, dan Qadr. Operasi diluncurkan dengan slogan “Ya Shahibaz Zaman”.
IRGC menyebut operasi tersebut juga menjadi penghormatan bagi dua tokoh Militer Iran yang gugur, yakni Jenderal Gholam Ali Rashid dan Jenderal Mohammad Bagheri.
Dalam rincian operasi, IRGC menyatakan rudal yang diluncurkan menargetkan lebih dari sepuluh lokasi yang disebut sebagai tempat persembunyian petinggi Militer Israel.
Tiga lokasi lain dilaporkan menjadi titik berkumpul warga Amerika di Wilayah Pendudukan.
“Rudal Garda Revolusi menargetkan tujuh titik di Tel Aviv, dua titik di Rishon LeZion, dan satu titik di Shoham,” kata IRGC dalam pernyataan resmi.
Laporan awal menyebut terdapat korban di sejumlah lokasi yang menjadi sasaran serangan. Tim penyelamat dan Militer Israel dilaporkan berada di area tersebut untuk melakukan penilaian dampak serangan.
IRGC menggambarkan kondisi permukiman Israel berada dalam situasi tegang akibat serangan rudal yang berulang.
“Dari satu sirene ke sirene berikutnya, warga berlomba memasuki tempat perlindungan,” bunyi pernyataan tersebut.
Iran Tembak Jatuh Lima Drone
Di sisi lain, IRGC mengumumkan sistem pertahanan udara Iran berhasil mencegat dan menembak jatuh lima drone bersenjata yang disebut milik Israel dan Amerika Serikat dalam tiga jam terakhir.
Sebuah drone Orbiter-4 dihancurkan di langit Tabriz di wilayah barat laut Iran. Dua drone Hermes ditembak jatuh di Andimeshk dan Teheran.
Dua drone MQ-9 juga dihancurkan di Firouzabad serta Bandar Abbas di wilayah selatan Iran.
IRGC menyebut total pesawat yang berhasil dihancurkan sejak awal konflik mencapai 114 unit. Jumlah tersebut mencakup pesawat mata-mata, pesawat tempur, serta pesawat serang.
Operasi Militer Berlanjut
Sebelumnya pada hari yang sama, IRGC mengumumkan pelaksanaan gelombang ke-45 Operasi Janji Sejati 4.
Operasi tersebut melibatkan sejumlah Unit Militer Iran, termasuk Angkatan Laut IRGC, Unit Drone Angkatan Darat Iran, serta dukungan dari Hizbullah di Lebanon.
Di dalam negeri Iran, jutaan warga turun ke jalan dalam demonstrasi besar pada Jumat. Aksi tersebut berlangsung di tengah ketegangan antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
Para demonstran mengecam agresi militer serta menyuarakan dukungan kepada Pemimpin Tertinggi baru Iran, Ayatullah Sayyid Mujtaba Khamenei.
Serangan terhadap pangkalan Amerika dan Wilayah Pendudukan disebut sebagai respons defensif atas operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel. Menurut Teheran, operasi musuh tersebut sejak 28 Februari menargetkan permukiman penduduk, infrastruktur sipil, serta sumber daya alam Iran.
