Loading

Ketik untuk mencari

Asia Barat

Rezim Bahrain Tingkatkan Tindakan Represif, Tangkapi para Ulama Syiah

POROS PERLAWANAN – Stasiun Televisi al-Ghadir di Irak melaporkan meningkatnya gelombang penindasan Rezim Al Khalifa serta meluasnya suasana yang mencekam di Bahrain terhadap komunitas Syiah, yang nota bene adalah mayoritas penduduk negara tersebut.

Diberitakan Tasnim, laporan al-Ghadir menyebut bahwa tentara bayaran Al Khalifa telah menangkap puluhan ulama Syiah, termasuk Jamil al-Ali, Mohammad al-Ali, Razi al-Qafas, dan Jassim al-Momen, serta memindahkan mereka ke lokasi yang tidak diketahui.

Laporan tersebut menyatakan, tentara bayaran Al Khalifa yang bertopeng telah menangkap tokoh-tokoh agama ini atas dasar sektarian dan dengan dalih yang lemah. Hingga kini nasib mereka masih belum diketahui.

Beberapa sumber menyebutkan jumlah yang ditangkap mencapai 35 orang, sementara yang lain menyebutnya hingga 41 orang.

Tindakan represif rezim penguasa di Bahrain untuk menangkap, mencabut kewarganegaraan, dan mengusir sejumlah warga Syiah dari negara tersebut terus berlanjut. Kebijakan ini semakin diintensifkan sejak dimulainya front teroris Zionis-Amerika memulai agresi terhadap Iran.

Rezim Al Khalifa, bersama dengan beberapa penguasa Arab Teluk seperti UEA, telah menempatkan dirinya di bawah kendali para agresor Zionis-Amerika dengan segala sumber dayanya dan telah menjadi kaki tangan dalam kejahatan mereka terhadap rakyat Iran.

Para penguasa Bahrain baru-baru ini mencabut kewarganegaraan puluhan warga Bahrain. Hal ini dilakukan karena para warga Bahrain itu menentang perang teroris ini dan menyatakan dukungan terhadap Iran melawan para penyulut perang Zionis-Amerika.

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *