Dukung Gaza Lanjutkan Perlawanan, Warga Tepi Barat dan Tanah Pendudukan 48 Palestina Lakukan Dua Hari Mogok Massal
POROS PERLAWANAN – Dikutip Fars dari Arabi21, Palestina untuk hari kedua secara berturut-turut menjadi saksi pemogokan massal di Tepi Barat dan Tanah Pendudukan 1948. Pemogokan massal ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas untuk warga Gaza dan perlawanan terhadap Israel.
Pemogokan massal sejak Selasa 18 Mei oleh warga di Tepi Barat dan Tanah Pendudukan 1948 ini dilakukan untuk pertama kalinya sejak beberapa dekade terakhir.
Arabi21 melaporkan, Tepi Barat kemarin menyaksikan lebih dari 100 konfrontasi dengan Rezim Penjajah pada hari pertama pemogokan massal.
Berdasarkan laporan ini, warga Palestina bentrok dengan aparat Zionis di 143 titik Tepi Barat. Dikabarkan 4 pemuda Palestina gugur dan lebih dari 600 orang terluka dalam bentrokan tersebut.
Konfrontasi hebat terjadi di kota al-Birah (Provinsi Ramallah), Nablis, Betlehem, dan al-Khalil (Hebron). Ribuan orang di Ramallah turun ke jalanan kota untuk berunjuk rasa. Ratusan warga Palestina bergerak menuju gerbang masuk kota dan terlibat bentrok dengan aparat Zionis.
Sejumlah besar pemuda Palestina di Tepi Barat menghendaki dibentuknya sebuah komando seragam untuk memulai intifada besar-besaran di seluruh Palestina. Mereka meyakini bahwa hal ini akan menjamin keberlangsungan perlawanan dan protes dengan cara relevan terhadap Rezim Zionis.
Kota Quds juga masih menjadi kancah konfrontasi antara warga Palestina dan aparat Zionis.
Tentara Israel pada Rabu dini hari tadi menangkap banyak warga Palestina di Quds. Seorang warga juga dikabarkan terluka dan kondisinya kritis akibat tembakan Tentara Zionis.
Bentrok antara warga dan Tentara Israel juga terjadi pada Selasa kemarin di perkampungan Sheikh Jarrah, yang kini menjadi simbol perlawanan, dan di dekat Bab al-Amud di sekitar Masjid Aqsa.
Harian Zionis, Yedioth Ahronoth kemarin telah memprediksi, pemogokan para sopir bis akan memicu kekacauan di Tanah Pendudukan 1948. Harian ini juga memperingatkan potensi bentrokan hebat antara warga Palestina dan Tentara Israel di pos-pos pemeriksaan Tepi Barat dan Tanah Pendudukan 1948.
