Abu Ubaidah: Kami Selalu Waspada, Ancaman Musuh Adalah Tanda Kelemahan
POROS PERLAWANAN – Juru bicara Brigade Al-Qassam, sayap militer Hamas, menyatakan bahwa perlawanan Palestina siap menghadapi segala kemungkinan, termasuk kemungkinan dimulainya kembali perang. Ia menegaskan bahwa jika perang kembali terjadi, seperti di masa lalu, hal itu akan berdampak pada para tahanan Israel di Gaza, dan pihak Zionis harus mempertimbangkan kondisi mereka.
Menurut laporan Kantor Berita Tasnimnews, Abu Ubaidah, juru bicara Brigade Al-Qassam, dalam sebuah pesan video pada Kamis malam (6/3), menyatakan bahwa pasukan mereka telah bersiap menghadapi segala skenario dan dalam keadaan siaga penuh.
Ia menegaskan, musuh tidak akan pernah berhasil mencapai tujuan mereka melalui ancaman dan tipu daya, sebagaimana mereka juga telah gagal mencapainya melalui perang dan kekuatan senjata.
“Selama tanah suci ini (Palestina) masih berada di bawah penjajahan Zionis, umat Islam tidak akan merasakan kebahagiaan dan kedamaian, serta tidak akan mendapatkan tempat yang layak di antara bangsa-bangsa lain,” ujarnya.
“Ancaman Musuh Menunjukkan Kelemahan dan Rasa Rendah Diri”
Lebih lanjut, Abu Ubaidah menyatakan bahwa ancaman yang dilontarkan oleh Israel mencerminkan kelemahan dan rasa rendah diri mereka.
“Ancaman musuh untuk kembali berperang justru semakin mendorong kami untuk bertempur kembali dan menghancurkan sisa kredibilitas mereka,” tegasnya.
