Akademisi Terkemuka Italia: Ayatullah Khamenei Tidak sedang Berjuang untuk Dirinya Sendiri, Tapi Cegah Rakyat Iran Jadi Budak Barat
POROS PERLAWANAN – Akademisi terkemuka Italia dan pakar Sosiologi Terorisme, Profesor Alessandro Orsini menyatakan bahwa Ayatullah Sayyid Ali Khamenei sedang memimpin perjuangan strategis untuk mencegah rakyat Iran tunduk pada dominasi hegemoni Barat. Pandangan ini ia sampaikan dalam sebuah pernyataan terbuka di media sosial, menyikapi bias media Barat terhadap dinamika politik Iran.
Dalam unggahannya, Orsini menulis: “Saya sedang menjelajahi saluran berita dan analisis politik Italia. Saya merasa seperti hidup dalam sebuah kediktatoran total, analisisnya sepihak, dengan tingkat penyensoran diri yang mencengangkan”.
Ia kemudian mengkritik keras narasi Barat terhadap Iran:
“Faktanya, Khamenei tidak sedang berjuang demi melanggengkan dirinya atau mempertahankan kekuasaannya. Ia sedang berjuang agar 90 juta warga Iran tidak menjadi budak dari Barat. Ia berjuang agar Iran tidak mengalami aib sejarah seperti Tiongkok pasca-Perang Candu”.
Orsini menegaskan bahwa perjuangan ini bukanlah konfrontasi antara pemimpin dan rakyat, melainkan ekspresi kedaulatan nasional menghadapi kolonialisme baru.
“Ini bukan perang Khamenei melawan rakyat Iran. Ini adalah perang bangsa yang bangga dan berdaulat, bangsa yang tidak mau tunduk kepada tatanan yang diperintah oleh para penjajah modern”.
Kritik terhadap Sistem Informasi Barat
Orsini juga mengkritik sistem informasi dan liputan politik internasional di negaranya yang menurutnya telah kehilangan independensi:
“Italia pantas mendapatkan lebih. Sistem informasi kami tentang politik luar negeri sangat korup. Propaganda yang disiarkan tidak berbeda dari narasi yang biasa diproduksi negara-negara satelit, negara yang dikendalikan dari luar, yang harus mempertanggungjawabkan diri kepada kekuatan asing yang dominan”.
Ia menambahkan bahwa Italia kini bertindak lebih sebagai negara subordinat dalam orbit kekuasaan Washington:
“Kita adalah negara satelit. Kita adalah negara yang didominasi. Kita bergantung pada Gedung Putih”.
Profil Alessandro Orsini: Akademisi dengan Otoritas Global
Profesor Alessandro Orsini saat ini mengajar di Universitas LUISS (Libera Università Internazionale degli Studi Sociali), Roma, dan dikenal sebagai salah satu pakar paling berpengaruh dalam studi Sosiologi Terorisme di Eropa. Ia pernah menjabat sebagai Direktur Observatory on International Security dan mengajar di Massachusetts Institute of Technology (MIT), Amerika Serikat, di bidang Hubungan Internasional dan Keamanan Global.
Buku-bukunya telah diterbitkan oleh penerbit akademik bergengsi di Amerika Serikat dan Eropa, dan tulisannya dimuat dalam jurnal-jurnal ilmiah internasional yang menjadi rujukan utama dalam studi terorisme dan kebijakan luar negeri.
Orsini juga kerap diundang untuk memberikan pendapat strategis oleh lembaga-lembaga tinggi Pemerintahan Italia, termasuk parlemen, kementerian luar negeri, kementerian pertahanan, dan lembaga intelijen.
