Loading

Ketik untuk mencari

Yaman

Al-Houthi: Dukungan Yaman untuk Palestina Takkan Bisa Digoyahkan Siapa pun, Baik Trump atau Penjahat Lainnya

Al-Houthi: Dukungan Yaman untuk Palestina Takkan Bisa Digoyahkan Siapa pun, Baik Trump atau Penjahat Lainnya

POROS PERLAWANAN – Dalam pidato mingguan pada Kamis 7 November, Pemimpin Ansharullah, Sayyid Abdulmalik Badrudin al-Houthi kembali mengkritik kebungkaman negara-negara Arab dan Muslim di hadapan kejahatan Rezim Zionis.

“Tidak ada yang baru dalam sikap Arab dan Muslim terkait kejahatan mengerikan Israel serta peningkatan eskalasi di utara Gaza. Banyak bangsa-bangsa Muslim yang menerima untuk menjadi penonton saja tanpa berperan dalam level apa pun. Ini sangat memprihatinkan,” kata al-Houthi, al-Alam melaporkan.

“Kondisi Arab-Muslim terkait apa yang terjadi di Gaza sangat berbahaya. Ini adalah tanda nyata skala kemerosotan kemanusiaan, moral, dan akidah. Sebagian rezim resmi masih memandang para pejuang Palestina sebagai teroris, hanya karena ‘dosa’ mereka adalah membela bangsa dan hal-hal sakral mereka. Sebagian media Arab juga mendukung musuh dan secara memalukan menjadi pelayannya. Kenapa negara-negara Arab tidak menganggap Musuh Israel sebagai teroris atas kejahatan genosida yang dilakukannya?”

“Sejak awal, orang-orang Yahudi tidak mampu menyediakan sumber daya manusia memadai untuk menyebarkan pengaruh mereka secara luas di Dunia Arab. Sebab itu, mereka memulai pekerjaan dari Palestina. Inggris menjalankan proyek pendudukan Palestina tanpa aksi provokatif atau agresif di sebagian besar negara-negara Arab, kecuali di beberapa negara yang tak bisa dijangkaunya. Di masa itu, sebagian rezim Arab bekerja sama dengan Britania untuk menghentikan gerakan jihad bangsa Palestina di berbagai fase penting.”

“Iran di masa itu tidak berkaitan sama sekali dengan apa yang terjadi di kawasan Arab. Salah satu keistimewaan Revolusi Islam Iran adalah meyakini dukungan untuk rakyat Palestina sebagai kewajiban Islami. Sebagian negara mengaku Muslim, namun mereka berubah menjadi lahan terbuka untuk kekuatan-kekuatan kafir, baik itu kekayaan, posisi geografis, atau pelabuhan-pelabuhan penting mereka.”

“Hasil Pilpres AS tidak berpengaruh sama sekali atas sikap kita. Israel tidak punya jalan selain menghentikan blokade dan agresi ke Gaza serta serangan ke Lebanon.”

“Baik itu Trump, Biden, atau penjahat lainnya di dunia ini tidak akan bisa mengubah pendirian teguh kita dalam membela bangsa Palestina. Opsi terbaik bagi AS dan selainnya adalah menghentikan agresi dan blokade atas Gaza. Serangan ke Lebanon dan perang ini harus diakhiri.”

“Trump sesumbar akan menghentikan perang. Jika dia jujur, dia harus mencegah agresi ke Gaza dan Lebanon yang AS ikut berpartisipasi di dalamnya,” tegas al-Houthi.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *