Loading

Ketik untuk mencari

Suriah

Al-Jolani Tegas Menyatakan Tidak akan Berperang dengan Israel

POROS PERLAWANAN – Pemimpin kelompok teroris Takfiri Suriah, Abu Muhammad al-Jolani, yang juga dikenal sebagai Ahmad al-Sharaa, menyatakan bahwa kelompoknya tidak berniat memulai perang dengan Israel. Pernyataan ini disampaikan setelah beberapa hari memilih diam terkait agresi militer rezim Zionis di wilayah Suriah.

Dalam pernyataannya pada Sabtu (14/12), al-Jolani menegaskan, mereka “tidak berupaya memerangi rezim Zionis,” meski serangan udara Israel telah menghancurkan sebagian besar infrastruktur militer Suriah. Serangan tersebut dilakukan segera setelah kelompok Tahrir al-Sham (HTS) dan sekutunya, tanpa perlawanan berarti dari militer Suriah, berhasil memasuki Hama, Homs, dan Damaskus pada Sabtu pekan lalu.

Israel kemudian melancarkan serangan udara yang menargetkan pangkalan militer, bandara, dan fasilitas milik tentara Suriah, menyebabkan kerusakan besar pada peralatan militer negara tersebut. Pasukan Israel juga dilaporkan memperluas operasi darat di sekitar Quneitra dan Damaskus, sekaligus menduduki sejumlah desa di kawasan tersebut.

Tindakan agresif ini menuai kecaman internasional dari negara-negara seperti Iran, Mesir, Uni Emirat Arab, Yordania, Kuwait, dan Irak. Namun, rezim Zionis terus melanjutkan operasinya tanpa mengindahkan peringatan, dengan tujuan memperluas penguasaan wilayah Suriah.

Tanggapan Al-Jolani

Al-Jolani dengan enteng menyebut pihaknya berupaya membangun keseimbangan kekuatan dengan Rusia, dan telah mengirim pesan untuk kesiapan menjalin hubungan baik.

Tanpa menyebutkan tindak kekerasan yang dilakukan kelompok teroris Takfiri terhadap warga sipil di berbagai kota Suriah, al-Jolani justru mengklaim bahwa negaranya membutuhkan “hukum, pemerintahan, dan institusi yang kokoh.” Ia juga menyebut, tidak ada alasan bagi kekuatan asing untuk melakukan intervensi di Suriah.

Menurutnya, kelompoknya telah menyusun rencana untuk pembangunan dan rekonstruksi Suriah, sekaligus menegaskan Israel tidak memiliki alasan untuk terlibat lebih jauh dalam konflik tersebut.

“Kami tidak memiliki niat untuk berperang dengan Israel,” ujarnya.

Respons Media Israel

Di sisi lain, media Israel Walla mengungkapkan keheranan terhadap sikap pasif kelompok teroris Takfiri Suriah terhadap agresi militer tersebut. Dalam laporan yang diterbitkan Jumat (13/12), mereka menulis, “Hal yang masih menjadi tanda tanya hingga kini adalah mengapa pemerintahan baru Suriah tidak memberikan respons terhadap serangan di wilayah mereka maupun operasi darat yang terus berlangsung.”

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *