Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Alireza Zakani: Ketaatan kepada Wali Faqih Kunci Kemenangan Perlawanan di Timur Tengah

POROS PERLAWANAN — Wali Kota Tehran, Alireza Zakani menyatakan bahwa kemenangan Perlawanan di Timur Tengah akan terwujud dengan berpegang teguh pada jalan para syuhada dan ketaatan kepada Wali Faqih. Hal ini disampaikannya pada Kamis 7 November, dalam acara penghormatan untuk mantan Wakil Komandan Divisi 27 Muhammad Rasulullah (s.a.w), Syahid Sayyid Mohammad Reza Dastvareh, yang diadakan di Masjid Hazrat Ali bin Abi Thalib di Distrik 16 Tehran.

Zakani memuji peran Dastvareh dalam masa perang, khususnya saat operasi Valfajr 8 pada musim panas tahun 1986, di mana pejuang Iran menghadapi kekurangan pasukan dan tantangan besar dalam pengintaian. Meskipun kondisi yang sulit, atas dorongan Pemimpin Tertinggi saat itu, Kota Mehran berhasil dibebaskan dalam satu hari. “Pembebasan Mehran adalah buah dari ketulusan hati Dastvareh dan para syuhada lainnya,” ucap Zakani.

Zakani menekankan bahwa para syuhada telah mengabdikan hidup mereka untuk mengikuti Pemimpin Revolusi. Ia menyebutkan, tokoh-tokoh seperti Haji Qasem Soleimani dan Sayyid Hasan Nasrallah menjadi panutan karena ketulusan dan ketaatan mereka.

Alireza Zakani, juga menyinggung peran Perlawanan di Timur Tengah, yang menurutnya menentukan masa depan Kawasan.

“Bagi Perlawanan, tidak penting siapa yang menjadi Presiden Amerika, karena kehendak Allah dalam menolong Perlawanan berada di atas semua kehendak,” jelasnya.

Zakani menambahkan bahwa para musuh telah gagal melawan Perlawanan Islam, dan mencatat, kekalahan Israel terlihat jelas saat Perdana Menteri Benyamin Netanyahu mencopot Menteri Pertahanannya, Yoav Gallant.

Zakani kemudian mengulas dampak dari kebijakan kompromi di masa lalu, menyinggung netralitas Iran dalam Perang Dunia I yang berujung pada penjajahan oleh Inggris dan Rusia serta kelaparan yang menyebabkan kematian delapan juta warga Iran. Ia juga menyebut pengkhianatan rezim Pahlavi selama Perang Dunia II, ketika Sekutu bahkan menolak bertemu dengan Shah Iran, Mohammad Reza Pahlavi.

Menurut Zakani, di era Republik Islam ini, rakyat Iran berada di puncak kehormatan karena kesetiaan mereka pada Wali Faqih dan perjuangan demi Islam.

Alireza Zakani mengutip janji Allah dalam Al-Qur’an tentang kaum beriman yang rela berkorban demi cinta kepada Allah. “Jika kita melihat kehidupan para syuhada seperti Syahid Soleimani, Sayyid Hasan Nasrallah, dan Yahya Sinwar, kita melihat karakteristik Al-Qur’an tersebut tercermin dalam hidup mereka,” tegasnya.

Zakani menutup pidatonya dan menegaskan kembali bahwa kunci kemenangan Perlawanan di Timur Tengah pasti tercapai melalui jalan para syuhada dan ketaatan kepada Wali Faqih.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *